Zakir Naik Dilarang Berkhotbah di Seluruh Malaysia

Zakir Naik Dilarang Berkhotbah di Seluruh Malaysia
Zakir Naik ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Rabu, 21 Agustus 2019 | 07:03 WIB

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Otoritas Malaysia telah mengeluarkan larangan berkhotbah untuk ulama buronan Zakir Naik di seluruh negara bagiannya. Keputusan ini dilakukan demi kepentingan keamanan nasional Malaysia.

Media Malaysia, Malay Mail, mendapatkan informasi terkait keberadaan surat edaran yang merinci larangan tersebut kepada seluruh kontingen polisi di negara itu. Kepala Komunikasi Polisi Kerajaan Malaysia, Asmawati Ahmad, membenarkan perintah tersebut.

“Ya, perintah semacam itu telah diberikan kepada seluruh kontingen kepolisian dan ini dilakukan demi kepentingan keamanan nasional dan menjaga kerukunan ras,” kata Asmawati, Senin (19/8) malam.

Pada Senin, Kepala Menteri Melaka, Adly Zahari, menyatakan negara bagiannya telah melarang Zakir untuk melakukan pembicaraan keagamaan. Pemerintahan negara bagian Melaka di bawah Pakatan Harapan, menyatakan ingin menghindari masalah-masalah terkait ketegangan ras.

“Kami ingin mempertahankan ini (hubungan baik). Jadi kami memutuskan tidak mengizinkan Zakir untuk melakukan pembicaraan atau pertemuan di sini,” kata Adly.

Melaka bergabung dengan enam negara bagian Malaysia lainnya yang telah lebih dulu melarang Zakir untuk berbicara kepada publik. Keenam negara bagian itu adalah Johor, Selangor, Penang, Kedah, Perlis, dan Sarawak.

Kedah, Penang, dan Johor menjadi negara bagian terakhir yang mengumumkan penolakan mereka atas pembicaraan keagamaan dari Zakir dengan gaya propaganda Islam. Negara bagian Terengganu juga disebut ikut bergabung dalam daftar untuk menolak Zakir.



Sumber: Suara Pembaruan