PM Khan: Pakistan Tidak Akan Gunakan Senjata Nuklir

PM Khan: Pakistan Tidak Akan Gunakan Senjata Nuklir
Imran Khan ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 3 September 2019 | 08:35 WIB

Islamabad, Beritasatu.com- Pakistan tidak akan menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu, di tengah ketegangan dengan saingan beratnya India. Pernyataan itu dilontarkan Perdana Menteri Imran Khan pada Senin (2/9), setelah New Delhi mencabut status khusus bagiannya dari wilayah Kashmir yang disengketakan.

“Kami berdua adalah negara-negara bersenjata nuklir. Jika ketegangan ini meningkat, dunia bisa dalam bahaya. Tidak akan ada yang pertama dari pihak kami,” kata Khan, berbicara kepada anggota komunitas keagamaan Sikh di kota timur Lahore.

Di Twitter, juru bicara kementerian luar negeri kemudian mengatakan bahwa komentar itu diambil di luar konteks dan tidak mewakili perubahan dalam kebijakan nuklir Pakistan.

“PM hanya menegaskan kembali komitmen Pakistan untuk perdamaian dan perlunya kedua negara nuklir untuk menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab,” kata juru bicara Mohammad Faisal di akun Twitter resminya.

Ketegangan tetap tinggi di Kashmir, tempat pasukan keamanan telah menggunakan gas air mata terhadap pengunjuk rasa yang melempar batu. Namun Kashmir tetap terkunci setelah keputusan Perdana Menteri India Narendra Modi menarik hak-hak khusus bagi negara mayoritas Muslim pada 5 Agustus.

Dengan menanggalkan status khusus Kashmir yang dikuasai India, New Delhi memblokade hak kawasan untuk memberlakukan undang-undang sendiri dan mengizinkan orang yang bukan penduduk membeli properti di sana.

Delhi menyatakan perubahan itu akan membantu pembangunan Kashmir, untuk kepentingan semua pihak. Tetapi langkah Delhi justru membuat marah banyak penduduk di wilayah itu dan sangat dikecam oleh Pakistan.



Sumber: Suara Pembaruan