Najib Razak Klaim Kepemilikan Aset 1MDB

Najib Razak Klaim Kepemilikan Aset 1MDB
Najib Razak, mantan perdana menteri Malaysia, meninggalkan pengadilan di Kuala Lumpur pada 3 April 2019 saat hari pertama dalam persidangan skandal korupsi 1MDB. ( Foto: AFP/ Getty Images / Mohd RASFAN )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 5 September 2019 | 21:35 WIB

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak akan mengajukan klaim atas aset dan uang tunai yang disita sehubungan dengan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Seperti dilaporkan CNA, Rabu (4/9), Najib termasuk di antara lima penuntut pihak ketiga yang berupaya mengambil aset dan uang tunai yang disita dari Obyu Holdings. Pada Mei, Kantor Jaksa Agung mengajukan pemberitahuan tentang penyitaan terhadap perusahaan.

Pihak ketiga lainnya adalah istri Najib, Rosmah Mansor, dua anak mereka Nooryana Najwa Najib dan Norashman Najib, perusahaan perhiasan Global Royalty Trading SAL, dan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO).

Di antara barang-barang yang disita pada 17 Mei 2018 dan 31 Januari 2019 adalah 11.990 unit perhiasan emas, 401 arloji, 16 set aksesoris arloji, 234 kacamata hitam, 306 tas, dan uang tunai sebesar RM114.2 juta (US$ 27,1 juta atau Rp 382,9 miliar) dalam berbagai denominasi. Satu properti di Kuala Lumpur juga disita pada 1 November 2018.

Star melaporkan, Najib berusaha untuk mengklaim beberapa barang termasuk jam tangan dan pena, dan uang tunai dalam beberapa mata uang yang berbeda.

“Istri dan anak-anaknya mencari untuk mengklaim beberapa perhiasan dan aksesoris,” kata penasihat mereka Azrul Zulkifli Stork, menurut Star.



Sumber: Suara Pembaruan