Ungkapan Belasungkawa Dunia untuk Habibie Terus Mengalir

Ungkapan Belasungkawa Dunia untuk Habibie Terus Mengalir
Cara Mencetak Manusia Unggul Menurut BJ Habibie ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Jeany Aipassa / JAI Jumat, 13 September 2019 | 14:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ungkapan belasungkawa atas wafatnya Presiden Ketiga RI, BJ Habibie, terus mengalir dari pemimpin dunia. Seiring dengan upacara pemakaman Habibie, di TMP Kalibata, yang disiarkan langsung Kamis, sejumlah pemimpin dunia membuat cuitan duka cita di akun Twitter mereka.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga mantan Presiden BJ Habibie dan rakyat Indonesia, yang berduka.

“Presiden BJ Habibie memimpin negara dan rakyatnya selama periode penting transisi demokrasi Indonesia, dan memberikan kontribusi yang langgeng bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Mike Pompeo, dalam cuitan di akun Twitter-nya, Rabu (12/9/2019).

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, juga menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie.

“Dia memimpin Republik Indonesia pada saat perubahan besar-besaran. Keberanian dan visinya selama periode reformasi dihargai di Australia. Pikiran kami bersama keluarganya dan orang-orang terkasih,” ujar Scott Morrison, di akun Twitter-nya.

Sementara itu, Pemerintah Jerman juga mengungkapkan duka cita mendalam atas kepergian Presiden Ketiga RI, BJ Habibie. Melalui duta besarnya di Jakarta, Peter Schoof, Jerman mengenang sosok BJ Habibie sebagai negarawan yang telah memberikan kontribusi sangat besar tak hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi hubungan bilateral RI dan negara di Eropa barat itu.

"Dengan rasa duka dan sedih yang mendalam, kami mengetahui bahwa H.E Presiden BJ Habibie telah berpulang. Doa dan duka cita yang tulus dari kami untuk keluarganya," kata Peter Schoof melalui cuitan di akun Twitter-nya.

Sosok BJ Habibie memang tidak bisa dipisahkan dari Jerman. BJ Habibie muda pernah mengenyam pendidikan lanjutan di Universitas RWTH Aachen, Jerman Barat, pada 1955 silam.

BJ Habibie mendalami teknik penerbangan dengan penjurusan konstruksi pesawat terbang selama pendidikan di Jerman. Setelah menyelesaikan kuliah dan mendapat pekerjaan di perusahaan kereta api pada 1962, BJ Habibie, bersama istrinya Ainun, dan anaknya hidup di Jerman.

BJ Habibie diketahui memiliki hubungan dekat dengan komunitas ilmuwan, politikus, hingga kanselir Jerman. Itu sebabnya, BJ Habibie kemudian diberi gelar Warga Negara Kehormatan Jerman sejak 1988.

"Presiden BJ Habibie telah memberikan kontribusi yang sangat besar untuk Indonesia, tapi juga untuk hubungan bilateral antara Jerman-Indonesia,” ujar Peter Schoof.



Sumber: Suara Pembaruan/BBC/CNN