Malaysia Fokus Penyemaian Awan di Selangor

Malaysia Fokus Penyemaian Awan di Selangor
Seorang lelaki mengenakan masker wajah saat kabut menyelimuti gedung-gedung di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (10/9/2019).   ( Foto: AFP / MOHD RASFAN )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Senin, 16 September 2019 | 17:18 WIB

George Town, Beritasatu.com- Malaysia akan fokus melakukan operasi penyemaian awan di negara bagian yang terdampak paling parah yaitu Selangor dan Johor.

Operasi “hujan buatan” itu akan dimulai pada Senin (16/9) di bandara Subang berdasarkan informasi dari Kementerian Energi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim (MESTECC).

Pada Minggu (15/9) pukul 15.00, Indeks Pencemaran Udara (API) di Tangkak, Johor mencapai 258 dan di Bantin, Selangor mencapai 118. Berdasarkan pembacaan API, skala 0-50 mengindikasikan kualitas udara yang baik, sedangkan 51-100 kualitas udara sedang, 101-200 udara tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 tergolong berbahaya.

Singapura dan Indonesia menggunakan Indeks Standar Polutan (PSI) untuk mengukur kualitas udara, sedangkan Malaysia menggunakan API. Wakil Menteri MESTECC Isnaraissah Munirah Majilis mengatakan penyemaian awan di Sarawak pada Kamis (12/9) telah berhasil menurunkan pembacaan API di negara bagian tersebut.

Pekan lalu, tingkat polusi udara di Sarawak meningkat di tengah memburuknya kebakaran hutan di Indonesia.

“Penyemaian awan hanya akan mungkin jika atmosfer dan kondisi awan menguntungkan. Kita berharap kondisinya akan lebih baik (hari ini) jadi proses penyemaian awan bisa dilakukan lebh efektif,” kata Isnaraissah.



Sumber: Suara Pembaruan