Kemlu: Kondisi Wartawan WNI Masih Diobservasi, Belum Dipastikan Buta Permanen
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemlu: Kondisi Wartawan WNI Masih Diobservasi, Belum Dipastikan Buta Permanen

Jumat, 4 Oktober 2019 | 17:35 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Luar Negeri menyatakan dokter masih mengobservasi kondisi Veby Mega Indah, wartawan warga negara Indonesia (WNI) yang tertembak saat aksi protes di Hong Kong. Kemlu membantah mata kanannya mengalami buta permanen seperti disampaikan pengacaranya.

"Sampai saat ini dokter masih melakukan observasi mengenai kondisi mata kanan beliau dan memberikan perawatan yg diperlukan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Yudha Nugraha, kepada SP, Jumat (4/10).

Yudha mengatakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong juga sudah mengirimkan surat resmi kepada otoritas Hong Kong untuk meminta penjelasan dan penyelidikan atas kejadian yang menimpa Veby. Dia menambahkan KJRI Hong Kong juga secara rutin mengunjungi Veby di rumah sakit (RS).

Terkait gugatan hukum, Yudha mengatakan Veby secara pribadi sudah menunjuk pengacara. Sedangkan, KJRI Hong Kong hanya memberikan pendampingan kekonsuleran.

"KJRI hanya mendampingi agar hak haknya terpenuhi berdasar hukum setempat," ujar Yudha.

Meliput Aksi

Sebelumnya, pengacara Veby, Michael Vidler, mengatakan kliennya mengalami kebutaan secara permanen di mata kanannya setelah tertembak peluru karet. Veby terluka saat meliput aksi demonstrasi di kawasan Wan Chai pada Minggu (29/9).

“Para dokter yang merawat Ibu Indah hari ini memberitahu dia, sayangnya cedera yang dialaminya akibat ditembak oleh polisi, akan menyebabkan kebutaan permanen di mata kanannya,” kata pengacaranya, Vidler, Rabu (2/10), seperti dilaporkan Straits Times.

Menurut Vidler, keluarga Veby sudah tiba di Hong Kong untuk menemaninya. “Dia (Veby) diberitahu bahwa pupil matanya pecah karena dampak kekuatan (peluru). Presentase pasti dari kerusakan permanen itu hanya bisa dinilai setelah operasi,” katanya.

Sebelumnya, Veby mengatakan kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong, dirinya terkena pantulan (bouncing) peluru karet saat meliput demonstrasi dari atas jembatan di kawasan Wan Chai.

Dikutip dari situs Hong Kong Free Press, Veby dilaporkan sedang berdiri bersama rekan media lainnya untuk melakukan Facebook live streaming (siaran langsung lewat Facebook) saat terkena tembakan polisi. Dia meliput aksi protes bertajuk“anti-totaliterisme global” di Wan Chai saat bentrokan terjadi antara polisi dan demonstran.

Saat kejadian, Veby memakai rompi visibilitas tinggi (mudah dilihat) berwarna kuning dan bertuliskan “Pers” pada bagian depan, serta memakai helm.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia Berkontribusi Signifikan dalam Perumusan Hukum Internasional

Indonesia mempunyai kontribusi yang signifikan dalam perumusan hukum internasional, salah satunya menjadi pencetus dari Konvensi Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS).

DUNIA | 3 Oktober 2019

Pemerintah Segera Repatriasi 3 WNI Tewas di Taiwan

Korban adalah pekerja migran Indonesia yang resmi bekerja sebagai ABK di kapal ikan milik Taiwan.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Dukung Keamanan Warga, Kota Sevilla Gunakan Lampu Signify

Pemerintah Kota Sevilla, Spanyol menggunakan penerangan lampu produk Signify untuk mendukung keamanan warga.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Taiwan Desak Otoritas Hong Kong Dialog dengan Demonstran

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menyerukan agar Pemerintah Hong Kong menghentikan tekanan dan mulai berdialog dengan demonstran pro demokrasi.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Pompeo Akui Dengar Percakapan Trump dan Zelensky

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengakui ikut mendengarkan percakapan telepon Donald Trump dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Wartawan WNI di Hong Kong Divonis Buta Permanen

Veby Mega Indah, wartawan asal Indonesia yang tertembak peluru karet saat meliput aksi protes di Hong Kong, divonis akan mengalami kebutaan secara permanen.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Penyebar Hoax di Singapura Terancam Denda Rp 500 Juta

Penyebar berita palsu (hoax) di Singapura terancam denda hingga 50.000 SGD (lebih dari US$ 36.000 atau Rp 509 juta), dan hukuman penjara hingga lima tahun.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Trump Tuding Demokrat Lakukan Kudeta

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menuding Partai Demokrat sedang mengupayakan kudeta terhadapnya dengan mendorong penyelidikan pemakzulan.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Demonstrasi Hong Kong, Polisi Tangkap 269 Perusuh

Kepolisian Hong Kong menangkap 269 orang perusuh saat aksi protes yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Singapura-Brunei Jalin Kerja Sama Agribisnis

Singapura dan Brunei Darussalam akan berupaya untuk meningkatkan kolaborasi di sektor pertanian pangan. Pada Rabu (2/10), kerja sama kedua negara itu diumumkan di bawah satu kelompok kerja.

DUNIA | 3 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS