Topan Mitag Landa Korsel, 9 Orang Tewas

Topan Mitag Landa Korsel, 9 Orang Tewas
Truk dan kendaraan tampak terendam banjir akibat hujan lebat yang disebabkan oleh Topan Mitag di Gangneung, Korsel, Kamis (3/10/2019). Enam orang tewas dan beberapa orang hilang ketika Topan Mitag melanda. ( Foto: AFP/Yonhap / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 4 Oktober 2019 | 19:21 WIB

Busan, Beritasatu.com- Setidaknya sembilan orang tewas dan beberapa orang lainnya hilang, menurut pihak berwenang, Kamis (3/10), setelah Topan Mitag melanda Korea Selatan (Korsel) dengan hujan lebat dan angin kencang.

Badai menghantam bagian selatan Korsel pada Rabu (2/10) malam, memicu peringatan banjir dan memicu tanah longsor di daerah yang terkena dampak.

“Sebanyak sembilan orang tewas di seluruh negeri pada Kamis sore, tetapi jumlah korban diperkirakan akan meningkat dengan beberapa orang hilang,” kata Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korsel.

Seorang wanita berusia 60-an ditemukan tewas setelah rumahnya tertimbun tanah longsor di kota pelabuhan selatan Busan. Sekitar 600 pekerja penyelamat berusaha menemukan tiga warga lainnya yang diyakini terjebak di bawah puing-puing.

Saksi bernama Park Young-hak sedang berada di dalam gudang peralatan yang kemudian tertimbun tanah longsor. Dia mengaku segera melarikan diri setelah mendengar "auman" yang keras.

“Ketika saya berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi, rumah di sebelah saya sudah menghilang,” kata Park kepada AFP.

Menurut kementerian Korsel, lebih dari 1.000 rumah rusak dan lebih dari 1.500 orang mengungsi dari rumah mereka sebelumnya. Mitag adalah topan ke-18 pada tahun 2019 dan ketujuh yang melanda semenanjung Korea.



Sumber: Suara Pembaruan