WNI Meninggal Saat Antre Pembuatan Paspor di KBRI Malaysia

WNI Meninggal Saat Antre Pembuatan Paspor di KBRI Malaysia
WNI sejak Ahad (14/4/2019) pagi telah memadati KBRI Kuala Lumpur untuk memberikan hak suara.
Natasia Christy Wahyuni / WIR Jumat, 1 November 2019 | 19:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Seorang warga negara Indonesia (WNI) meninggal saat sedang mengantre untuk pembuatan paspor di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia. WNI bernama Tamam itu sedang berada di depan KBRI Kuala Lumpur untuk mengambil nomor layanan pembuatan paspor.

"Saat antrean belum terlalu banyak, almarhum tiba-tiba tidak sadar diri dan kemudian meninggal dunia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Yudha Nugraha di Jakarta, Jumat (1/11).

Menurut Yudha, KBRI segera menghubungi polisi setempat dan pihak keluarga.

"Informasi pihak keluarga, almarhum memang telah lama mengidap sakit jantung," ujarnya.

Yudha menambahkan berdasarkan data rekam medis yang disampaikan keluarga, polisi tidak melakukan autopsi. Jenazah juga telah diserahkan kepada keluarga.

"KBRI Kuala Lumpur membantu keluarga untuk pengurusan jenazah," katanya.

Yudha menjelaskan almarhum Tamam dan istrinya berstatus sebagai permanent resident di Malaysia. Sedangkan, ketiga anak mereka telah berkewarganegaraan Malaysia. Jenazah almarhum telah dimakamkan di Pemakaman Islam Kuang, Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

KBRI Kuala Lumpur lewat akun Facebook menyebutkan peristiwa itu terjadi pukul 18.45 waktu setempat saat beberapa WNI sudah siap mengambil nomor antrean paspor. Tamam bin Arsyad berada di baris paling depan nampak duduk di lantai menunggu pintu dibuka.

Namun, tiba-tiba yang bersangkutan lunglai dan langsung tergeletak di lantai. Dia langsung ditolong oleh pengantre lainnya. Setelah ditidurkan di lantai, tidak lama beliau menghembuskan napas terakhir



Sumber: Suara Pembaruan