Kasus Mayat di Truk Pendingin Inggris, Tiga Orang Lagi Ditangkap

Kasus Mayat di Truk Pendingin Inggris, Tiga Orang Lagi Ditangkap
Polisi mengamankan truk kontainer berisi 39 mayat, di Waterglade Industrial Park di Grays, sebelah timur London, Inggris, Rabu (23/20/2019). ( Foto: AFP / Ben Stansall )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Sabtu, 2 November 2019 | 19:05 WIB

Hanoi, Beritasatu.com- Polisi di Vietnam dan Irlandia telah melakukan tiga penangkapan terbaru dalam penyelidikan besar-besaran atas kematian 39 orang yang ditemukan di sebuah truk kontainer berpendingin di pinggiran Inggris.

Dua orang yang diduga mengatur operasi penyeludupan manusia di Vietnam, ditangkap di Provinsi Ha Tinh, Jumat (1/11), setelah laporan dari 10 keluarga yang kehilangan kerabat mereka.

Wakil Kepala Kepolisian di Provinsi Ha Tinh, Kolonel Nguyen Tien Nam, mengatakan para tersangka terlibat secara langsung dalam kasus dimana orang-orang membayar penyeludup untuk dibawa ke Inggris. Meskipun otoritas Inggris menyebut kerabat atau anak mereka menjadi korban dari temuan jenazah itu.

Polisi mengatakan para tersangka telah mengatur penyelundupan manusia di daerah itu selama beberapa tahun.

Pernyataan dari kepolisian Ha Tinh menyebutkan pasangan itu dituduh "mengorganisasi dan menjadi perantara bagi orang lain untuk pergi ke luar negeri dan tinggal di luar negeri secara ilegal"

Sementara itu, di Irlandia, seorang pria berusia 23 tahun ditangkap sehubungan dengan penemuan puluhan jenazah di truk pendingin pada 23 Oktober 2019 di sebuah taman industri di Essex, sebelah timur London.

Polisi Essex, Inggris, yang mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan Eropa untuk memulai proses ekstradisi untuk membawa tersangka bernama Eamon Harrison, dari Mayobridge di Irlandia Utara, menuju ke Inggris untuk menghadapi tuduhan pembunuhan berencana.

Seorang juru bicara Pengadilan Tinggi Dublin mengatakan Harrison muncul di pengadilan pada hari Jumat. Dia diperintahkan untuk ditahan sampai sidang pada 11 November.



Sumber: Suara Pembaruan