Tiongkok Tutup 32 Jembatan Kaca Transparan

Tiongkok Tutup 32 Jembatan Kaca Transparan
Foto dokumentasi pada 20 Agustus 2016 memperlihatkan pemandangan udara dari jembatan kaca pegunungan Zhangjiajie, tempat wisata Zhangjiajie, Provinsi Hunan, Tiongkok tengah. ( Foto: Xinhua / Long Hongtao )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 6 November 2019 | 20:17 WIB

Beijing, Beritasatu.com- Otoritas sejumlah provinsi di Tiongkok telah menutup semua 32 objek wisata kacanya - termasuk jembatan, jalan setapak dan geladak penglihatan. Seperti dilaporkan BBC, penutupan itu dilakukan saat pemeriksaan keselamatan.

“Daya tarik jembatan kaca transparan yang tersebar di 24 lokasi di provinsi Hebei, telah ditutup sejak Maret 2018,” kata media pemerintah CCTV.

Langkah itu sebelumnya tidak banyak dilaporkan. Tiongkok telah mengalami serangkaian atraksi kaca bermunculan di seluruh negeri. Tetapi fasilitas itu telah melibatkan sejumlah kecelakaan dan sedikitnya dua kasus kematian.

Diperkirakan ada 2.300 jembatan kaca transparan di Tiongkok. Menurut outlet media pemerintah ECNS, ada juga "jumlah jalan setapak atau slide kaca yang tidak ditentukan".

Daya tarik jembatan gelas adalah upaya untuk menarik wisatawan yang mencari sensasi dan memanfaatkan pariwisata domestik Tiongkok yang sedang tumbuh.

Jembatan Zhangjiajie di provinsi Hunan - yang merupakan jembatan dengan dasar kaca tertinggi dan terpanjang di dunia saat dibuka pada 2016. Jembatan itu menarik sensasi.

Tetapi awal tahun ini, satu turis meninggal dan enam lainnya terluka setelah jatuh dari kaca di provinsi Guangxi.

Air hujan telah membuat jembatan kaca itu menjadi sangat licin. Kondisi itu menyebabkan seorang pria menabrak pagar pembatas, dan terpeleset. Dia meninggal karena cedera kepala yang parah.

Ada pula jembatan kaca Hongyagu - yang hingga Mei tahun 2019 ini memegang gelar jembatan kaca terpanjang di dunia. Jembatan ini juga termasuk di antara fasilitas yang ditutup di provinsi Hebei.



Sumber: Suara Pembaruan