Dalam Setahun, Kasus Kanker di India Melonjak 300%

Dalam Setahun, Kasus Kanker di India Melonjak 300%
Warga India menggelar aksi menuntut hak-hak kesehatan publik. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 6 November 2019 | 21:29 WIB

New Delhi, Beritasatu.com- Jumlah orang India yang didiagnosis dengan kanker melonjak lebih dari tiga kali lipat antara 2017 dan 2018. Seperti dilaporkan RT, Minggu (3/11), menurut laporan pemerintah India yang terbaru, peningkatan ini disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, serta deteksi yang lebih baik.

Dari 65 juta pasien yang mengunjungi klinik NCD (penyakit tidak menular) yang dikelola pemerintah pada tahun 2018, 160.000 orang dirawat karena kanker umum - termasuk kanker serviks, mulut, dan payudara. Terungkap dalam Profil Kesehatan Nasional India 2019, angka tersebut mewakili peningkatan hampir 324% dari tahun sebelumnya.

Jumlah orang yang menggunakan fasilitas yang dikelola pemerintah hampir dua kali lipat dari 2017-2018, menunjukkan bahwa deteksi kanker meningkat secara signifikan selama periode dua tahun.

Kementerian Kesehatan India mengaitkan kenaikan yang mengkhawatirkan ini akibat pola makan yang buruk dan penggunaan tembakau dan alkohol. Baru-baru ini, India hampir berada di posisi puncak dalam daftar jumlah kasus kanker terbanyak.

Tingkat kanker India jika dibandingkan dengan populasinya jauh lebih rendah daripada banyak negara maju. Namun, pelaporan data yang buruk dan kekurangan ahli onkologi di negara itu berarti bahwa banyak kasus kanker tidak terdeteksi.

Laporan itu juga memiliki beberapa berita positif. Kementerian Kesehatan India menemukan bahwa rata-rata harapan hidup di India meningkat dari 49,7 tahun pada 1970-1975 menjadi 68,7 tahun pada 2012-2016.



Sumber: Suara Pembaruan