Tolak Kunjungan PM Jepang, Korut Hina Abe “Idiot”

Tolak Kunjungan PM Jepang, Korut Hina Abe “Idiot”
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berpidato di ajang World Economic Forum, Davos, Swiss, 23 Januari 2019. ( Foto: AFP )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Jumat, 8 November 2019 | 20:19 WIB

Seoul, Beritasatu.com- Korea Utara (Korut) menghina Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dengan sebutan “idiot dan penjahat”. Korut juga menyebut Abe jangan pernah bermimpi menginjakkan kakinya di Pyongyang.

Pesan makian itu disampaikan lewat komentar media setempat untuk menanggapi kritikan Abe atas uji senjata Korut.

Korut melakukan uji coba atas apa yang disebutnya sebagai “peluncur roket multipel super besar” pada 31 Oktober 2019, tapi Jepang menyebutnya sebagai rudal-rudal balistik yang melanggar sanksi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Abe mengecam uji coba itu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pekan ini di Bangkok, Thailand, sambil menyebut ingin bertemu dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un, tanpa syarat, untuk menyelesaikan isu warga negara Jepang yang diculik oleh negara terisolasi itu.

“Abe adalah seorang idiot dan penjahat karena dia membuat keributan seolah-olah bom nuklir dijatuhkan di tanah Jepang, memancing masalah dengan uji coba DPRK atas peluncur roket multipel super besar,” kata Duta Besar Korut untuk Jepang, Song Il Ho, lewat kantor berita Korut, KCNA, Kamis (6/11).

DPRK adalah nama resmi Korut, singkatan dari Democratic People’s Republic of Korea (Republik Demokratik Rakyat Korea).

“Abe disarankan untuk tidak bermimpi selamanya melintasi perbatasan Pyongyang saat dia menuding pelanggaran atas upaya pertahanan DPRK,” tambah Song.

Komentar itu menandakan kemunduran untuk harapan Abe dalam penyelesaian masalah penculikan warga Jepang. Abe menjanjikan untuk membawa mereka semua kembali, serta berniat bertemu Kim tanpa syarat.



Sumber: Suara Pembaruan