Hari Kedua Kunjungan, Paus Bertemu Raja Thailand

Hari Kedua Kunjungan, Paus Bertemu Raja Thailand
Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada umat sebelum meninggalkan podium setelah memimpin Misa Kudus di Stadion Nasional, di Bangkok, Thailand, Kamis (21/11/2019). ( Foto: AFP / Lillian Suwanrumpha )
Natasia Christy Wahyuni / JAI Jumat, 22 November 2019 | 16:19 WIB

Bangkok, Beritasatu.com - Paus Fransiskus pada hari kedua kunjungannya ke Thailand, Kamis (21/11/2019), bertemu secara pribadi dengan Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn.

Sebelumnya, Paus Fransiskus bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Thailand, Prayut Chan-o-cha, di Rumah Pemerintahan, di Bangkok, pada Kamis (21/11/2019) pagi waktu setempat.

Dalam pertemuan dengan kedua pemimpin Thailand tersebut, Paus Fransiskus membahas beberapa isu tentang keberagaman, dan juga masalah eksploitasi perempuan dan anak-anak dalam industri pariwisata di negara itu.

Thailand berhasil menarik sekitar 35 juta wisatawan per tahun, karena reputasinya sebagai destinasi pariwisata seks. Belakangan pemerintah berusaha melepaskan reputasi tersebut dari Thailand.

Berbagai tindakan tegas dilakukan, tetapi tidak juga menyingkirkan Bangkok sebagai pusat wisata yang menawarkan bar-bar dan tempat pijat yang sering kali menawarkan seks. Ada sekitar 123.530 pekerja seks di Thailand, berdasarkan laporan dari Program Gabungan PBB untuk HIV dan AIDS (UNAIDS).

Thailand juga menjadi rumah bagi kamp-kamp pengungsi tertua di Asia. Sekitar 100.000 pengungsi dari Myanmar telah tinggal di sembilan kamp di sepanjang perbatasan selama puluhan tahun, bahkan banyak diantaranya sejak awal 1980-an.

Baru-baru ini, Thailand menjadi tempat utama bagi penyeludup manusia dan perdagangan puluhan ribu Muslim Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar.

Pada Jumat (22/11/2019), agenda Paus Fransiskus lebih berbasis gereja yaitu pertemuan dengan pendeta setempat, uskup Asia, dan pertemuan dengan para pemimpin dari berbagai denominasi Kristen dan agama lain.

Sebagai upaya dialog antar-agama, Paus Fransiskus juga mengunjungi Kuil Wat Ratchabophit Sathit Maha Simaram untuk menyampaikan penghormatan kepada Patriakh Tertinggi Budha di Thailand, yaitu Somdet Phra Maha Muniwong yang berusia 91 tahun.



Sumber: Suara Pembaruan