Menhan Tawarkan Senjata Buatan Pindad ke Laos

Menhan Tawarkan Senjata Buatan Pindad ke Laos
Senapan SSX buatan PT Pindad. ( Foto: Istimewa )
Robertus Wardi / YUD Rabu, 11 Desember 2019 | 16:27 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menawarkan senjata produksi PT Pindad kepada Laos. Prabowo juga menawarkan tenaga Kopassus untuk melatih prajurit khusus Laos.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menerima Kunjungan kehormatan dari Menteri Pertahanan Republik Laos, Jenderal Chansamone Chanyalath di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jln Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).

Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Kemhan Dahnil Anzar Simanjuntak mengemukakan kunjungan Menhan Chansamone dalam rangka melakukan penandatanganan kerjasama pertahanan dengan pemerintah Indonesia. Republik Laos yang tidak memiliki angkatan laut tertarik dengan industri senjata Indonesia.

"Seperti biasa Prabowo menawarkan dan memperkenalkan produksi-produksi senjata Indonesia kepada para tamunya," kata Dahnil.

Ia menjelaskan dalam pertemuan itu, Prabowo juga menawarkan kesediaan agar taruna-taruna akademi militer Laos bisa belajar di Indonesia. Dia juga mempersilahkan bila angkatan darat Laos membutuhkan pelatih-pelatih dari pasukan khusus TNI AD untuk melatih pasukan-pasukan khusus Laos, Indonesia siap membantu.

"Kerja sama bilateral ini penting, mengingat negara-negara seperti Laos, Vietnam, dan Kamboja memiliki karakteristik tradisi perang gerilya yang menjadi warisan penting strategi perang. Oenting sesama negara ASEAN untuk saling bahu-membahu memperkuat pertahanan regional," tutur Dahnil. 



Sumber: Suara Pembaruan