700 Warga Korsel Batal Dievakuasi dari Wuhan Hari Ini

700 Warga Korsel Batal Dievakuasi dari Wuhan Hari Ini
Penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus korona. ( Foto: AFP )
Asni Ovier / AO Kamis, 30 Januari 2020 | 13:54 WIB

Seoul, Beritasatu.com – Pemerintah Korea Selata (Korsel) batal memulangkan sekitar 700 warganya dari Wuhan, Tiongkok, yang tengah dilanda wabah virus korona. Sementara, Presiden Moon Jae-in meminta warga Korsel untuk tidak takut dan panik atas penyebaran virus korona ketika warga Korsel berhasil dievakuasi nanti.

Menurut rencana, pada tahap pertama evakuasi sebanyak 700 warga Korsel akan dilakukan hari ini, Kamis (30/1/2020). Namun, penerbangan pertama ke Wuhan hari ini dibatalkan tanpa ada alasan. Diharapkan, penerbangan pertama dari empat tahapan evakuasi akan dilakukan pada hari berikutnya, Jumat (31/1/2020).

"Senjata yang akan melindungi kita dari virus korona yang baru bukanlah rasa takut dan kebencian, tetapi kepercayaan dan kerja sama," kata Presiden Moon dalam pidatonya, Kamis (30/1/2020), seperti dikutip dari kantor berita Yonhap. Moon juga mengecam berita palsu yang menciptakan kecemasan warga yang berlebihan.

Berita palsu itu memunculkan aksi unjuk rasa warga. Mereka khawatir warga yang dievakuasi itu akan menyebarkan virus korona di Korsel. Kemarin, sejumlah pengunjuk rasa menggunakan traktor untuk memblokir akses ke fasilitas yang ditetapkan sebagai pusat karantina di Kota Asan dan Jincheon, sekitar 80 km selatan Seoul. Fasilitas itu disiapkan untuk warga yang dievakuasi dari Wuhan dan kota lain di Tiongkok.

Pemerintah memastikan akan menjaga warga yang dievakuasi dalam isolasi di fasilitas tersebut, yang biasanya digunakan sebagai pusat pelatihan untuk pegawai negeri. Proses karantina setidaknya dilakukan selama dua minggu untuk memastikan mereka tidak mengalami gejala terinfeksi virus korona.

Moon meyakinkan warga bahwa warga Korsel yang dieakuasi tahap awal nanti hanya mereka yang tidak memiliki gejala terinfeksi. Mereka juga telah dipisahkan dari warga yang mengalami gejala terinfeksi.

"Pemerintah akan memastikan fasilitas karantina itu kedap udara sehingga tidak perlu menimbulkan kekhawatiran warga di sekitarnya,” kata dia.

Korea Selatan telah melaporkan empat kasus positif virus korona. Empat warga itu terinfeksi setelah mengunjungi Kota Wuhan. virus korona yang baru memiliki masa inkubasi antara 1-14 hari dan dapat menyebar sebelum gejala muncul. Hal ini mempersulit upaya untuk menyaring orang-orang yang melintas di perbatasan.



Sumber: Suara Pembaruan