Sambil Menunggu Evakuasi, Kemenlu Pastikan Logistik WNI di Tiongkok Aman

Sambil Menunggu Evakuasi, Kemenlu Pastikan Logistik WNI di Tiongkok Aman
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan program kerja di gedung Kementerian Luar Negeri, 8 Januari 2020. ( Foto: ANTARA / Aditya Pradana Putra )
Winda Ayu Larasati / WIN Kamis, 30 Januari 2020 | 17:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus berkoordinasi dengan pemerintah Tiongkok untuk mengevakuasi WNI yang berada di Wuhan, Hubei, Tiongkok. Evakuasi tersebut terkait virus korona yang merebak di provinsi Hubei.

Dari tayangan News On The Spot, BeritaSatu TV, Kamis (30/1/2020), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan status lockdown atau diisolasi oleh otoritas setempat, sehingga orang yang masuk ke Hubei harus dilakukan pemeriksaan ketat.

Namun hingga saat ini, Kemenlu terus memastikan kesehatan dan pasokan makanan untuk WNI cukup untuk tujuh hari ke depan.

"Upaya kami saat ini yaitu melindungi Indonesia agar tidak terkena wabah virus korona. Kedua, memantau kesehatan WNI yang berada di sana. Kami paham kondisi psikologis mereka (berada di daerah wabah virus korona), oleh karena itu kami pastikan logistik mereka cukup selama tujuh hari ke depan," kata Retno di Menteng, Jakarta Pusat.

Selain itu, Retno juga mengapresiasi Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang masih menjual bahan makanan untuk WNI di Tiongkok.

Sementara, TNI Angkatan Udara (TNI-AU) menyiagakan tiga unit pesawat untuk mengevakuasi WNI di Tiongkok. Tiga pesawat tersebut yakni dua unit Boeing B-737 dan satu unit Hercules C-130. Serta menyiagakan personel dari Batalyon Kesehatan untuk memeriksa WNI nantinya. Namun hingga saat ini, belum diketahui kapan akan dilakukan evakuasi.



Sumber: BeritaSatu TV