Korban Jiwa Virus Korona Lebih 1.000 Orang

Korban Jiwa Virus Korona Lebih 1.000 Orang
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus korona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 6 Februari 2020. ( Foto: Antara / Umarul Faruq )
Asni Ovier / AO Selasa, 11 Februari 2020 | 07:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Korban jiwa akibat terinfeksi virus korona jenis baru atau novel coronavirus (2019-nCoV) telah mencapai 1.013 orang. Sementara, pasien yang dinyatakan positif dan berhasil sembuh mencapai 3.946 orang.

Dikutip dari South China Morning Post (scmp.com) Selasa (11/2/2020), total warga di sejumlah negara yang terjangkit virus mematikan itu mencapai 42.763 orang. Otoritas kesehatan di Provinsi Hubei, Tiongkok, melaporkan 103 kematian baru dan 2.097 kasus baru dikonfirmasi.

Dengan demikian, total korban jiwa di provinsi yang menjadi episentrum virus tersebut menjadi 974 orang dan warga yang terinfeksi di sana sebanyak 31.728 orang.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping menegaskan bahwa negaranya akan terus berperang melawan wabah virus korona. Dia meminta para pejabat di Tiongkok untuk memiliki keyakinan penuh bahwa mereka akan menang melawan penyakit tersebut.

Kemarin, Presiden Xi mengunjungi kantor pengendalian penyakit tingkat distrik di Beijing. Dia bersama sejumlah pejabat tampak mengenakan masker. Xi juga memuji kader-kader Partai Komunis Tiongkok yang berani berada di garis depan dalam mengendalikan penyebaran virus korona.

Xi juga menegaskan bahwa perekonomian Tiongkok akan segera bangkit meski mereka diterpa wabah virus mematikan. “(Kita) harus tetap yakin tentang prospek positif ekonomi Tiongkok dalam jangka panjang. Dampaknya hanya dalam jangka pendek dan kita tidak perlu takut,” ujar Xi.



Sumber: Suara Pembaruan