193 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

193 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Dari kiri ke kana, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menkominfo Jhonny G Plate, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjawab pertanyaan wartawan seusai pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020. (Foto: BeritaSatu.com / Lenny Tristia Tambun)
Natasia Christy Wahyuni / EHD Kamis, 2 April 2020 | 19:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melaporkan jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang positif virus corona (Covid-19) per Kamis (2/4/2020) sebanyak 193 orang. Dari keseluruhan kasus, lima WNI meninggal dunia dan 29 WNI telah dinyatakan sembuh.

Lima WNI yang meninggal berada di Singapura dua orang, Malaysia dua orang, dan Inggris satu orang. Sejauh ini, tiga negara dengan kasus WNI positif Covid-19 terbanyak adalah Singapura sebanya 36 orang, Malaysia 34 orang, dan India 14 orang.

Kemlu juga mencatat total kasus anak buah kapal (ABK) WNI yang positif Covid-19 sebanyak 49 orang. Para ABK tersebut tersebar di berbagai kapal di dunia, termasuk kapal pesiar Costa Luminosa di Italia.

Jika dirinci, total 193 WNI positif Covid-19 terdiri dari sembilan orang di Jepang (semua sembuh), tiga orang di Taiwan (stabil), dua orang di Australia (stabil), dua orang di Uni Emirat Arab (stabil), enam orang di Arab Saudi (stabil), dua orang di Makau Tiongkok (stabil), 14 orang di India (stabil), satu orang di Filipina (stabil), satu di Inggris (meninggal dunia).

Selanjutnya dua orang di Kamboja (stabil), satu orang di Oman (stabil), tiga orang di Belanda (2 sembuh, 1 stabil), dua orang di Qatar (stabil), sembilan orang di Spanyol (2 sembuh, 7 stabil), empat orang di Brunei Darussalam (stabil), tujuh orang di Vatikan (stabil), tiga orang di Jerman (stabil), 34 orang di Malaysia (1 sembuh, 31 stabil, 2 meninggal), satu orang di Irlandia (stabil), 36 orang di Singapura (5 sembuh, 28 stabil, 1 ICU, 2 meninggal), satu WNI di Belgia (stabil), satu orang di Amerika Serikat (stabil), dan 49 orang ABK (stabil).