Bangladesh Perpanjang Lockdown, India akan Lanjutkan Pembatasan

Bangladesh Perpanjang Lockdown, India akan Lanjutkan Pembatasan
Seorang Sadhu (orang suci Hindu) duduk di dalam sebuah kuil yang terkunci ketika membaca sebuah buku agama selama hari pertama lockdwon nasional 21-hari yang diberlakukan pemerintah India sebagai langkah pencegahan coronavirus COVID-19 di Allahabad pada 25 Maret 2020. ( Foto: AFP / Sanjay Konaojia )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 11 April 2020 | 16:38 WIB

Dhaka, Beritasatu.com - Langkah terbaru dilakukan Asia Selatan untuk mengekang pandemi virus corona (covid-19). Bangladesh memperpanjang upaya lockdown secara nasional selama 11 hari. Sementara Perdana Menteri India Narendra Modi mengadakan pembicaraan pada Sabtu (11/4/2020) untuk memutuskan apakah akan memperpanjang pembatasan sosial.

Pemerintah Bangladesh pada Jumat malam (10/4/2020) memutuskan memperpanjang lockdown nasional hingga 25 April 2020 karena jumlah kasus yang dikonfirmasi naik menjadi 424, dengan 27 kematian. Tentara telah dikerahkan di seluruh negeri untuk menegakkan aturan guna menjaga jarak sosial.

Sementara pembatasan aktivitas (lockdown) 21 hari di India berakhir pada Selasa (14/11/2020). Beberapa negara telah mendesak PM Modi untuk memperpanjang pembatasan meski ada kekhawatiran jutaan orang miskin kehilangan pekerjaan dan memaksa eksodus pekerja migran dari kota ke desa.

Baca juga: AS Catat Lebih Dari 2.000 Kematian Sehari Akibat Corona, Tertinggi di Dunia

Di tengah meningkatnya kekhawatiran, 81 pekerja migran ditangkap di kota Surat, India barat setelah mereka mulai melemparkan batu pada protes Jumat malam. Para pekerja menuntut agar diizinkan kembali ke daerah asalnya. "Para karyawan tidak bekerja karena lockdown dan berjuang untuk mempertahankan diri," kata seorang pejabat polisi.

Para pejabat India telah memperingatkan bahwa meluasnya penularan virus corona bisa menjadi bencana di negara yang jutaan warganya tinggal di daerah miskin. Apalagi sistem kesehatan di India sudah terbebani akibat membludaknya pasien corona.

Baca juga: Update Virus Corona: Korban Jiwa Covid-19 Tembus 100.000 Orang

Jumlah kasus di India naik menjadi 7.471 pada Sabtu, dimana ibu kota New Delhi dan pusat keuangan Mumbai menjadi episentrum penyebaran.

Setidaknya dua negara bagian India yakni Odisha di timur dan Punjab di utara telah memutuskan untuk memperpanjang penguncian sampai akhir April.

Berikut angka resmi pemerintah tentang penyebaran corona di Asia Selatan:

1. India telah mengonfirmasi 7.471, termasuk 239 kematian
2. Pakistan 4.788 kasus dan 71 kematian
3. Afghanistan 521 kasus dan 15 kematian
4. Sri Lanka 190 kasus dan 7 kematian
5. Bangladesh 424 kasus, dan 27 kematian
6. Maladewa 19 kasus dan tidak ada kematian
7. Nepal sembilan kasus dan tidak ada kematian
8. Bhutan lima kasus dan tidak ada kematian

 



Sumber: Reuters