Bank Dunia: Pandemi Picu 60 Juta Orang Jatuh Miskin

Bank Dunia: Pandemi Picu 60 Juta Orang Jatuh Miskin
Sejumlah Tunawisma dadakan bermunculan dan terlihat pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa ruas jalan protokol ibukota Jakarta, Kamis, 23 April 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 22 Mei 2020 | 15:09 WIB

Hong Kong, Beritasatu.com- Pandemi Covid-19 dapat memicu lebih 60 juta orang jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem. Bank Dunia menyatakan setidaknya puluhan juta orang itu hidup dengan uang kurang dari US$2 atau Rp 29.393 per hari karena wabah corona.

Peringatan itu mengisyaratkan pesimisme yang semakin dalam di antara para ekonom tentang skala dan durasi kejatuhan dari apa yang disebut bank sebagai “krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

Dikatakan, dalam satu paparan di blog Bank Dunia pada Rabu (20/5) bahwa "perkiraan terbaik" adalah bahwa 49 juta orang akan dipaksa ke dalam kemiskinan ekstrem, yang menurut bank tersebut harus hidup dengan kurang dari US$1,90 atau Rp27.924 per hari.

“Prospek yang memburuk disebabkan oleh merebaknya penghentian aktivitas ekonomi dan hilangnya banyak kemajuan baru-baru ini dalam pengentasan kemiskinan,” kata Presiden Bank Dunia David Malpass.

Beberapa kelompok orang miskin di dunia sudah mulai merasakan dampaknya. Pekerja migran di seluruh dunia kehilangan pekerjaan karena pandemi menghentikan produksi di berbagai industri.



Sumber: Suara Pembaruan