Langgar Karantina Covid-19, Pria Korsel Dipenjara 4 Bulan

Langgar Karantina Covid-19, Pria Korsel Dipenjara 4 Bulan
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung saat membawa pasien infeksi virus korona jenis baru (Covid-19) dari Rumah Sakit Daenam, ke rumah sakit lain di Kota Daegu, Korea Selatan, Jumat, 21 Februari 2020. (Foto: AFP)
Natasia Christy Wahyuni / FER Selasa, 26 Mei 2020 | 19:21 WIB

Seoul, Beritasatu.com - Seorang pria Korea Selatan dihukum penjara selama empat bulan, Selasa (26/5), setelah melanggar aturan karantina Covid-19 di negara itu.

Baca Juga: Covid-19 Mengubah Tradisi Idulfitri

Pria berusia 27 tahun itu ditangkap pada April setelah melanggar aturan karantina sebanyak dua kali. Dia meninggalkan kediamannya saat dalam isolasi mandiri 14 hari, kemudian dipindakan ke fasilitas karantina dimana dia tertangkap meninggalkan tempat itu tanpa izin.

Pria itu dihukum karena melanggar UU Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan dijatuhkan hukuman empat tahun penjara, berdasarkan Pengadilan Distrik Uijeongbu. Jaksa menuntut hukuman penjara satu tahun.

Otoritas Korsel sedang meningkatkan langkah untuk mencegah berulangnya kembali wabah virus corona (Covid-19) setelah merebaknya penularan di kluster klub malam awal bulan Mei.

Baca Juga: Jepang Akhiri Keadaan Darurat Covid-19

Sejak Selasa, warga Korsel diwajibkan memakai masker saat berada di dalam transportasi publik dan taksi di seluruh negara.

Pada Februari, Majelis Nasional Korsel meloloskan hukum untuk hukuman maksimal selama satu tahun penjara atau denda 10 juta won (Rp 119 juta) jika secara sengaja melanggar aturan karantina.

Korsel, dengan populasi 52 juta, per Selasa, melaporkan 19 kasus baru sehingga total kasus terkonfirmasi di sana menjadi 11.225.

Baca Juga: Thailand Mulai Uji Vaksin Covid-19 pada Monyet

Negara itu mulai kembali kepada kehidupan normal dengan mengizinkan ratusan ribu murid kembali ke sekolah setelah penundaan lebih dari dua bulan.



Sumber: AFP