9,9 Juta Warga Wuhan Dites, Tidak Ada Kasus Covid-19 Baru

9,9 Juta Warga Wuhan Dites, Tidak Ada Kasus Covid-19 Baru
Para vendor mengenakan masker di Pasar Baishazhou Wuhan, Provinsi Hubei Tiongkok, 15 April 2020 (Foto: AFP / Retamal Hektor )
Heru Andriyanto / HA Selasa, 2 Juni 2020 | 19:29 WIB

Beritasatu.com - Dalam sebuah operasi besar-besaran untuk mendeteksi penularan baru penyakit Covid-19, kota Wuhan di Tiongkok telah melalukan tes diagnostik pada 9,9 juta warganya yang tuntas pada Senin (1/6/2020) kemarin.

Hasilnya, tidak ditemukan kasus infeksi virus corona yang terkonfirmasi.

"Sejak 14 Mei hingga 1 Juni, 9.899.828 orang di Wuhan telah menjalani tes nucleic acid," kata Lu Zuxun dari Asosiasi Pencegahan Medis Tiongkok, dalam jumpa pers Selasa (2/6/2020).

Menurut Lu, tidak ditemukan kasus baru dalam tes di seantero kota tersebut, namun ditemukan 300 kasus infeksi tanpa gejala. Tiongkok tidak memasukkan kasus tanpa gejala ke kasus terkonfirmasi.

"Saat ini, proporsi infeksi tanpa gejala di Wuhan sangat rendah dibandingkan keseluruhan populasi, dan tidak ada kasus penularan ke orang lain dari orang yang tanpa gejala," imbuhnya.

Wuhan merupakan kota pertama yang melaporkan wabah virus corona sebelum kemudian meluas dan menjadi pandemik.

Wakil Wali Kota Wuhan Hu Yabo mengatakan pemerintah kota menghabiskan dana sekitar US$ 126 juta (Rp 1,8 triliun) dalam melakukan tes massal tersebut.

Apa yang dilakukan pemkot Wuhan itu termasuk luar biasa, dalam tempo setengah bulan bisa menuntaskan tes diagnostik pada 9,9 juta orang dan meliputi seluruh sudut kota.

Indonesia, sebagai contoh, baru melakukan kurang dari 350.000 tes spesimen -- bukan jumlah orangnya -- dalam waktu tiga bulan sejak kasus pertama terdeteksi pada 2 Maret.



Sumber: CNN