Vietnam Usulkan KTT ASEAN dalam Format Pertemuan Fisik

Vietnam Usulkan KTT ASEAN dalam Format Pertemuan Fisik
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri, Jose Antonio Morato Tavares. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Natasia Christy Wahyuni / FER Rabu, 3 Juni 2020 | 16:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-36 ASEAN akan digelar pada 27-28 Juni 2020 di Vietnam, mundur dari jadwal awal tanggal 8-9 April 2020 karena situasi pandemi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: KTT ASEAN Covid-19, RI Usulkan Contact Tracing Bersama

Selaku ketua ASEAN saat ini, Vietnam mengusulkan agar pelaksanaan KTT tersebut dilakukan dalam format pertemuan fisik seperti lazimnya sebelum pandemi.

"Pembahasan mengenai penyelenggaraan KTT yang perlu dihadiri secara fisik masih terus dibicarakan, apakah face to face atau video conference, karena ada pandangan beragam,” kata Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri, Jose Antonio Morato Tavares, dalam press briefing virtual di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Jose mengatakan, pendapat masih terbelah antara mendukung kehadiran fisik atau virtual. KTT ke-36 ASEAN akan mencakup sesi pleno dan retreat, termasuk ASEAN Leaders Interface with Representative of ASEAN Youth, ASEAN Leaders with ASEAN Business Advisory Council, dan ASEAN Leaders Interface Session on Women Empowerment.

Baca Juga: KTT Khusus ASEAN Perkuat Kerja Sama Berantas Covid-19

"Mengingat situasi pandemi Covid-19 akan lebih baik jika dilaksanakan video conferencing karena mengandung resiko-resiko dalam hal ini para kepala negara akan pergi ke Vietnam. Hal ini belum tuntas dibahas,” ujar Jose.

Jose menambahkan, KTT ASEAN kali ini hanya bersifat internal, tidak akan ada forum yang melibatkan pertemuan dengan mitra ASEAN seperti East Asia Summit (10 negara ASEAN dan enam mitranya yaitu Australia, Tiongkok, India, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru) dan ASEAN Plus Three (10 negara ASEAN bersama Tiongkok, Jepang, dan Korsel). KTT ke-36 ASEAN tetap akan didahului pertemuan kerja tingkat menteri luar negeri (Menlu) ASEAN.

Terkait perpanjangan masa keketuaan Vietnam, Jose mengatakan, belum ada usulan atau pembahasan terkait hal tersebut di ASEAN. Jose menambahkan ASEAN tetap aktif menggelar puluhan pertemuan virtual selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bagaimana Vietnam, Populasi 97 Juta, Bisa Nol Korban Jiwa Covid-19?

"Meskipun banyak kegiatan yang dibatalkan mulai dari aktivitas pembangunan kapasitas, pelatihan, tapi pertemuan terkait negosiasi masih berlangsung. Sejauh ini masih banyak sekali pertemuan yang dilaksanakan ASEAN,” ujar Jose.

 



Sumber: BeritaSatu.com