Jika Vaksin Tersedia, Menlu Dorong Mekanisme Adil dan Transparan

Jika Vaksin Tersedia, Menlu Dorong Mekanisme Adil dan Transparan
Retno Marsudi. (Foto: Antara)
Natasia Christy Wahyuni / WIR Kamis, 11 Juni 2020 | 07:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com-Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendorong adanya mekanisme adil dan transparan untuk akses kepada vaksin Covid-19 saat kembali mengikuti pertemuan virtual Kerja Sama Kelompok Menteri untuk Covid-19 (Ministerial Coordination Group/MCGC on Covid-19), Selasa (9/6) malam.

Pertemuan ini bertemakan The Importance of Vaccine Development to Fight COVID-19 Pandemic (Pentingnya Pengembangan Vaksin untuk Melawan Pandemi Covid-19).

“Ibu menlu menangkap isu fundamental secara lebih mendetail. Bagaimana menciptakan mekanisme adil, transparan, inklusif ketika vaksin ditemukan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) Kementerian Luar Negeri, Achmad Rizal Purnama, dalam paparan pers secara virtual di Jakarta, Rabu (10/6).

Mekanisme adil itu didasarkan kajian ilmiah dalam rangka penyaluran vaksin, terutama perlunya perhatian bagi negara tertentu agar mendapatkan kesetaraan akses vaksin. Selain itu, dipertimbangkan juga risiko penyebaran kembali virus, jika ada negara yang tidak mendapatkan jangkauan atas vaksin.

Menurut Rizal, Retno juga menekankan pentingnya peran MCGC untuk membangun kepercayaan antar negara di dunia di tengah situasi masing-masing negara sibuk mengurus pandemi di negaranya. Dunia tidak mungkin terbebas dari Covid-19 jika masih ada salah satu negara yang terjangkit penyakit itu.

“Jadi tidak ada pilihan selain berkolaborasi mengatasi masalah ini secara bersama-sama,” kata Rizal yang juga menjabat Direktur Timur Tengah Kemlu.