Disita dalam Kasus 1MDB, Ratusan Tas Mewah Rosmah Mansor Rusak
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Disita dalam Kasus 1MDB, Ratusan Tas Mewah Rosmah Mansor Rusak

Sabtu, 13 Juni 2020 | 07:44 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Ratusan tas tangan mewah milik mantan ibu negara Malaysia Rosmah Mansor mengalami kerusakan serius. Pada Rabu (10/6), pengacara mengatakan seluruh tas milik istri Najib Razak itu disita polisi dalam kasus korupsi 1MDB.

Rosmah Mansor menjadi pemicu kemarahan publik di masa pemerintahan suaminya, mantan perdana menteri Najib Razak, yang dituduh menjarah kas negara.

Rosmah terkenal karena cara hidupnya yang boros. Setelah kekalahan mengejutkan Najib dalam pemilihan pada tahun 2018, Rosmah dan Najib didera tuduhan korupsi dan diadili.

Dalam penggerebekan properti yang dikaitkan dengan pasangan itu, polisi menyita lebih dari 500 tas tangan kelas atas dan lebih dari 12.000 buah perhiasan yang diduga dibeli menggunakan uang publik yang dicuri. Barang-barang itu diperkirakan bernilai lebih dari US$ 270 juta (Rp3,77 triliun).

Tetapi pengacara Najib Muhammad Shafee Abdullah mengatakan polisi kemudian menulis nomor inventaris di tas dengan spidol permanen dan "sama sekali tidak menghormati barang".

“Para pejabat ceroboh tentang cara mereka menangani pameran yang berharga dan mungkin telah menyebabkan benda bernilai jutaan dolar itu mengalami kerusakan. Sekarang pemerintah harus bertanggung jawab untuk membayar kerusakan atau mengganti produk,” katanya kepada pengadilan Kuala Lumpur pada persidangan di salah satu persidangan Najib.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ICC Kecam Sanksi AS

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengutuk sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap para pejabat yang menyelidiki potensi kejahatan perang AS.

DUNIA | 13 Juni 2020

Panglima Militer Amerika Menyesal Temani Trump ke Alun-alun

Foto jenderal di alun-alun Lafayette memicu debat nasional tentang peran militer di dalam masyarakat sipil.

DUNIA | 13 Juni 2020

Kasus Covid-19 di Rusia Tembus Setengah Juta Orang

Total kasus positif virus corona (Covid-19) di Rusia pada Kamis (11/6/2020), menembus angka setengah juta orang.

DUNIA | 12 Juni 2020

Kasus Covid-19 di India Lampaui Spanyol dan Inggris

India mencatat total kasus infeksi virus corona (Covid-19) sebanyak 297.535 orang pada Kamis (11/6/2020), melampaui total kasus Covid-19 di Spanyol dan Inggris.

DUNIA | 12 Juni 2020

Bakal Vaksin Covid-19 Tiongkok Tunjukkan Kemajuan

Bakal vaksin untuk Covid-19 yang sedang dikembangkan oleh peneliti Tiongkok telah menunjukkan kemajuan karena adanya harapan saat diuji coba kepada binatang.

DUNIA | 12 Juni 2020

Bersiap Kampanye, Trump Rekrut Tim Sukses 2016

Kandidat petahana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, merekrut kembali beberapa tokoh yang menjadi tim suksesnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2016

DUNIA | 12 Juni 2020

Tiongkok dan Rusia Sebar Informasi Sesat Covid-19

Tiongkok dan Rusia sengaja menyebarkan konten informasi yang salah dan sesat soal Covid-19 saat pandemi berlangsung.

DUNIA | 12 Juni 2020

Trump Tolak Usul Demonstran Antirasis

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak usulan demonstran antirasis.

DUNIA | 12 Juni 2020

Tiga Hari Buka Lockdown, Kasus Covid-19 di India Bertambah 31.000 Orang

Dalam tiga hari pascadicabutnya lockdown, kasus baru Covid-19 di India bertambah hingga 31.000 orang.

DUNIA | 11 Juni 2020

Spanyol Wajibkan Pemakaian Masker Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan

Otoritas Spanyol mewajibkan pemakaian masker sampai ditemukannya vaksin Covid-19 dengan ancaman denda maksimal 100 euro bagi warga yang melanggar.

DUNIA | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS