Tiongkok Sebut Peter Navarro Berbohong Soal Kesepakatan Perdagangan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tiongkok Sebut Peter Navarro Berbohong Soal Kesepakatan Perdagangan

Rabu, 24 Juni 2020 | 12:49 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Beijing, Beritasatu.com - Pemerintah Tiongkok menyebut penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, berbohong soal status kesepakatan perdagangan antarkedua negara raksasa ekonomi itu.

Tiongkok juga mengecam pernyatataan Peter Navarro bahwa kesepakatan perdagangan fase I AS-Tiongkok yang ditandatangani pada Januari 2020, telah berakhir.

“Dia secara konsisten berbohong dan tidak memiliki kejujuran dan kepercayaan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, kepada wartawan dalam konferensi pers, di Beijing, Selasa (23/6/2020).

Mengenai kesepakatan perdagangan fase I dengan AS, Zhao Lijian mengatakan, sikap Tiongkok tetap konsisten dan jelas. Dia kemudian mengarahkan pertanyaan spesifik mengenai kesepakatan tersebut ke departemen terkait.

Dalam wawancara dengan Fox News, pada Senin (22/6/2020) malam waktu setempat, Peter Navarro menyalahkan kegagalan kesepakatan perdagangan pada Tiongkok dikaitkan dengan wabah virus corona (Covid-19) di mana Tiongkok tidak memberikan peringatan sebelumnya tentang hal itu.

Peter Navarro mengatakan “titik balik” terjadi ketika AS mengetahui tentang penyebaran virus corona justru setelah delegasi Tiongkok meninggalkan Washington setelah penandatanganan kesepakatan perdagangan fase I pada 15 Januari 2020.

Peter Navarro kemudian mengindikasikan bahwa kesepakatan perdagangan fase I antara kedua negara sudah berakhir. Pernyataan tersebut, membuat investor bereaksi negatif sehingga pasar keuangan dunia pada perdagangan Selasa (23/6) terkoreksi. Sejumlah mata uang negara-negara jatuh, antara lain dolar Australia dan Yuan, begitu juga dengan pasar saham di Asia dan pasar berjangka AS.

Hubungan AS dan Tiongkok telah mencapai titik terendah dalam beberapa tahun sejak pandemi coronavirus yang dimulai di Tiongkok menghantam AS dengan sangat parah. Trump dan pemerintahannya telah berulang kali menuduh Beijing tidak transparan tentang wabah itu.

Pada pekan lalu, Presiden AS, Donald Trump, memperbarui ancamannya untuk memutuskan hubungan dengan Tiongkok, sehari setelah diplomat topnya mengadakan pembicaraan dengan Beijing dan perwakilan perdagangannya.

Namun menyikapi pernyataan Peter Navarro, Donald Trump justru membuat komentar sebaliknya yang menunjukan bahwa kesepakatan perdagangan AS dengan Tiongkok tetap berjalan.

Di bawah kesepakatan perdagangan Fase 1, Tiongkok telah berjanji untuk meningkatkan pembelian barang-barang AS. sebesar US$ 200 miliar selama dua tahun.

Tetapi gangguan yang ditimbulkan oleh pandemi tersebut menyebabkan ekspor barang-barang AS ke Tiongkok jatuh pada kuartal pertama. Sejumlah pengamat menilai perdagangan AS dan Tiongkok akan kembali berjalan sesuai kesepakatan perdagangan pada paruh II 2020.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu Serukan Investigasi Kematian Prajurit TNI di Kongo

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, menyerukan otoritas Kongo untuk melakukan investigasi atas kematian prajurit TNI, Serma Rama Wahyudi, di Kongo.

DUNIA | 24 Juni 2020

Singapura Akan Gelar Pemilu di Tengah Pandemi

Rakyat Singapura akan melaksanakan pemilihan umum pada 10 Juli 2020, di tengah pandemi Covid-19.

DUNIA | 24 Juni 2020

WHO: Percepat Produksi Dexamethasone

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), Senin (22/6), menyerukan peningkatan produksi dexamethasone.

DUNIA | 24 Juni 2020

Pakar Italia: Covid-19 Sudah Melemah

Virus corona baru atau Covid-19 kemungkinan sudah melemah dan virus itu dapat musnah meskipun tanpa vaksin.

DUNIA | 24 Juni 2020

Dr Fauci: Kurva Covid-19 Naik Lagi, Usia Muda Semakin Rawan

Penasihat kesehatan Gedung Putih Dr Anthony Fauci mengingatkan bahwa kurva Covid-19 naik lagi ke level puncak dalam beberapa hari terakhir.

DUNIA | 24 Juni 2020

Buka Penguncian 4 Juli, PM Inggris Umumkan Jarak Sosial Minimal 1 Meter

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Selasa (23/6), mengumumkan pembatasan jarak sosial di fase kenormalan baru adalah "1-meter-plus", bukan 2 meter.

DUNIA | 23 Juni 2020

Vietnam dan Thailand ingin Memimpin Kebangkitan Pariwisata ASEAN

Vietnam dan Thailand ingin memimpin kebangkitan pariwisata negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN), setelah memasuki fase kenormalan baru.

DUNIA | 23 Juni 2020

Pengamat: Kemerosotan Ekonomi Paksa Korut Provokasi Korsel

Pengamat menilai kemerosotan ekonomi menjadi alasan utama Korea Utara meledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong untuk memprovokasi Korea Selatan.

DUNIA | 23 Juni 2020

Trump Bantah Negosiasi Perdagangan AS-Tiongkok Batal

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump langsung membantah pernyataan ajudannya yang menyebut AS membatalkan negosiasi dagang dengan Tiongkok.

DUNIA | 23 Juni 2020

Pejabat Gedung Putih Sebut Negosiasi Dagang AS-Tiongkok Sudah "Berakhir"

Navarro mengatakan Donald Trump telah menghapuskan negosiasi perdagangan dengan Tiongkok karena intelijen AS yakin Covid-19 karena kesalahan Tiongkok.

DUNIA | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS