Militer Tiongkok Gelar Uji Coba Kedua Vaksin Corona

Militer Tiongkok Gelar Uji Coba Kedua Vaksin  Corona
Seorang peneliti memeriksa bakal vaksin Covid-19 di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing, April 2020. Sinovac Biotech sedang melakukan satu dari empat uji klinis vaksin yang telah disetujui di Tiongkok. (Foto: Getty Images/AFP / NICOLAS ASFOURI)
Natasia Christy Wahyuni / WIR Jumat, 26 Juni 2020 | 09:08 WIB

Beijing, Beritasatu.com- Institut penelitian militer Tiongkok telah mendapatkan persetujuan untuk menggelar uji coba kedua vaksin virus corona kepada manusia. Ini merupakan bakal vaksin kedelapan dari Tiongkok yang sudah masuk tahap uji klinis.

Lebih dari puluhan bakal vaksin di dunia telah memasuki berbagai tahap uji coba kepada manusia, tapi belum ada yang disetujui untuk dijual di tengah situasi penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat dan telah menewaskan lebih dari 480.000 orang.

Bakal vaksin terbaru Tiongkok tersebut yang dikembangkan oleh Akademi Ilmu Militer (Academy of Military Science/AMS), yaitu lembaga penelitian terafiliasi dengan Tentara Pembebasan Rakyat, telah disetujui tahap uji coba manusia oleh Adminsitrasi Produk Medis Nasional Tiongkok.

AMS lewat akun media sosial WeChat, Rabu (24/6), menyatakan bakal vaksin yang diberi nama ARCoV itu tidak pernah dicoba dalam uji klinis di Tiongkok.

Teknologi yang dipakai menggunakan mRNA, yaitu pendekatan yang juga dipakai untuk bakal vaksin dari Moderna In di Amerika Serikat (AS) dan perusahaan Jerman, CureVac.

“Bahan baku dan peralatan inti, semuanya diproduksi di dalam negeri, dan peningkatan kapasitas produksi secara cepat dimungkinkan,” kata peneliti yang bertanggung jawab untuk proyek mRNA itu, Qin Chengfeng.



Sumber: Suara Pembaruan