Restoran Protes Pernyataan Pemerintah Malaysia V-Neck Itu Gay

Restoran Protes Pernyataan Pemerintah Malaysia V-Neck Itu Gay
Fierce Curry House tawarkan makanan gratis untuk yang berdandan seperti gay. ( Foto: TMZ )
Kamis, 17 Januari 2013 | 14:54 WIB


Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes pernyataan Kementerian Pendidikan Malaysia yang mengatakan pria yang memakai V-neck adalah gay.


Sebuah restoran kari di Malaysia memberikanmakanan gratis kepada pengunjungnya yang memakai kaos V-neck ketat dan tas jinjingpria. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes pernyataan Kementerian PendidikanMalaysia yang mengatakan pria yang memakai V-neck adalah gay.


Fierce Curry house, sebuah restoran di daerah Bangsar, pada hari Rabu (16/1) dalam laman Facebook-nya mengatakan 15 pengunjungpria pertama yang datang ke restauran tersebut dengan menggunakan kaos V-neckdan tas jinjing akan memperoleh ayam biryani atau biryani daging kambing gratis.


Dalam laman Facebook mereka, Fierce Curry Housemenampilkan foto pesepak bola Cristiano Ronaldo dengan kaos V-neck ketatberwarna merah muda sambil membawa tas jinjing. Mereka juga menampilkan fotoaktor Zach Galifianakis dengan kaos ketat dan tas jinjing.


Bersama dengan kedua foto tersebut, Fiercemenulis "Hanya salah satu dari mereka yang akan mendapat Biryani gratis".


Keduanya, Zach dan Cristiano, sama-sama heteroseksual.


Sebelumnya Wakil Menteri Pendidikan Malaysia  Datuk Seri Mohd Puad Zarkashi mengatakantanda-tanda gay adalah: pria berotot yang suka mengenakan kaos V-neck dan tanpalengan, suka kaos berwarna cerah dan suka menggunakan tas jinjing yang miriptas perempuan.


Untuk lesbian, tanda-tandanya adalah mempunyaiketertarikan terhadap sesama perempuan, menjaga jarak dengan perempuan yang bukan pasangan mereka, dan senang berkumpul, tidur atau makan bersamaperempuan.


Hal ini memicu protes dari sejumlah kalangan diMalaysia yang menilai pernyataan yang dituangkan dalam acuan pendidikan untukorang tua sebagai hal yang konyol dan diskriminatif.


Herukh Jethwani, pemilik Fierce Curry House,mengatakan bahwa kampanye biryani gratis mereka adalah cara mereka memanfaatkanhal yang sedang marak dibicarakan oleh publik Malaysia.


"Ini adalah cara kami melihat masalah ini.Kampanye ini terbukti sukses. Kami bahkan telah menambah jumlah pengunjung yangbisa memperoleh Biryani gratis hingga 25 orang," ujarnya.