Thailand Klaim Temukan Obat Virus Korona
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Thailand Klaim Temukan Obat Virus Korona

Senin, 3 Februari 2020 | 07:55 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Bangkok, Beritasatu.com - Seorang perempuan di Thailand yang terinfeksi virus korona jenis baru (2019-nCov) dmenunjukkan peningkatan dramatis. Hal itu terjadi setelah perempuan asal Tiongkok itu dirawat dan diberi obat berupa dengan campuran antivirus yang digunakan untuk mengobati flu dan HIV.

Kementerian Kesehatan Thailand mengatakan, pasien berusia 71 tahun itu dites negatif virus korona dalam waktu 48 jam setelah dokter Thailand memberikan kombinasi obat. “Hasil lab positif pada virus korona berubah negatif dalam 48 jam. Dari kelelahan sebelumnya, dia bisa duduk di tempat tidur 12 jam kemudian,” ujar dokter Kriengsak Attipornwanich dari Kementerian Kesehatan Thailand seperti dikutip scmp.com, Senin (3/2/2020).

Disebutkan, para dokter yang merawat perempuan itu menggabungkan obat antiflu oseltamivir dengan lopinavir dan ritonavir, antivirus yang digunakan untuk mengobati HIV. Dikatakan, Kemkes Thailand sedang menunggu hasil pasti dari penelitian untuk membuktikan temuan itu.

Thailand sejauh ini telah mendeteksi 19 kasus positif virus korona. Angka itu merupakan jumlah kasus tertinggi kedua di luar Tiongkok setelah Jepang, yang mencatat 20 kasus. Sejauh ini sudah 8 pasien virus korona yang dinyatakan sembuh di Thailand dan 11 lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Dalam sebuah video yang dirilis pada Minggu (2/2/2020), Menteri Kesehatan Thailand, Anutin Charnvirakul mengunjungi seorang pasien dari Wuhan, Tiongkok, yang telah pulih dari virus korona. Dia mengobrol dengannya dalam bahasa Mandarin dan pasien itu mengucapkan terima kasih kepada Menkes serta staf medis.

Pihak berwenang Thailand terus membatasi pengunjung asal Tiongkok. Keberadaan turis asal Tiongkok membantu pengembangan pariwisata Thailand.

Pesan dukungan yang mengatakan "Hati kami ke Wuhan" dalam bahasa Inggris, Tiongkok, dan Thailand dipasang di mal-mal Kota Bangkok yang populer dengan turis.

Sebagian besar kasus yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Thailand adalah turis asal Tiongkok. Namun, pekan lalu, Pemerintah Thailand melaporkan seorang sopir taksi yang merupakan warga lokal didiagnosis terinfeksi virus mematikan itu.

Sopir taksi belum pernah melakukan perjalanan ke Tiongkok , tetapi diperkirakan dia pernah melakukan kontak dengan wisatawan asal Tiongkok.

Pemerintah Thailand juga tengah menghadapi kritik publik bahwa mereka telah lambat untuk mengevakuasi sejumlah warganya dari Provinsi Hubei, Tiongkok. Menkes Anutin mengatakan evakuasi akan terjadi dilakukan Selasa (4/2/2020) dan warga yang kembali akan dikarantina selama 14 hari.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Korban Jiwa Virus Korona Bertambah, 362 Meninggal Dunia

Secara keseluruhan terdapat 16.798 orang yang telah terjangkit virus mematikan itu dan 472 orang dinyatakan telah sembuh.

DUNIA | 3 Februari 2020

Bank Sentral Tiongkok Suntik Dana US$ 174 Miliar untuk Antisipasi Dampak Virus Korona

Langkah ini disebut sebagai “untuk memastikan pasokan likuiditas yang cukup".

DUNIA | 2 Februari 2020

Tiongkok Laporkan Wabah Flu Burung di Hunan

Jenis yang berbeda dari virus flu burung, yakni virus H5N8, telah menyebar di Eropa timur dalam beberapa minggu terakhir.

DUNIA | 2 Februari 2020

Filipina Konfirmasi Kasus Kematian Pertama Virus Korona di Luar Tiongkok

Perempuan yang datang bersama pasien yang meninggal itu juga terinfeksi, namun kondisinya membaik.

DUNIA | 2 Februari 2020

Penularan Korona Antarmanusia Terjadi di Jepang

Seorang turis dari Korea Selatan dinyatakan positif terjangkit virus korona setelah berkunjung ke Jepang.

DUNIA | 2 Februari 2020

Virus Korona Tewaskan 304 Orang, 322 Boleh Pulang dari RS

Provinsi Hubei masih menjadi penyumbang terbesar dengan jumlah kematian 294 orang atau bertambah 45 orang.

DUNIA | 2 Februari 2020

Batik Air Pastikan Kru dan Pesawatnya Steril Setelah Evakuasi WNI di Hubei

Edward menuturkan, setelah ketibaan di Indonesia, kru dan pesawat akan memasuki masa sterilisasi sekitar 14 hari.

DUNIA | 1 Februari 2020

Pulangkan WNI dari Wuhan, RI Beri Bantuan Kesehatan ke Tiongkok

“Mereka perlu beberapa peralatan antara lain masker dan surgical unit,” kata Menlu Tiongkok.

DUNIA | 1 Februari 2020

Komunitas Asia di Prancis Jadi "Korban Psikologis" Virus Korona

Seorang warga Vietnam pemilik restoran mengatakan bahwa pendapatannya turun 40 persen untuk beberapa minggu pertama 2020.

DUNIA | 1 Februari 2020

Korona Akibatkan Industri Pariwisata-Kuliner Rugi Hampir Rp 2 Triliun

Salah satu imbauan untuk menghindari terinfeksi 2019-nCoV di antaranya tidak mengonsumsi daging setengah matang.

DUNIA | 1 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS