Dukung ISIS, Remaja 17 Tahun Ditangkap di Singapura
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.54)   |   COMPOSITE 4870.04 (49.07)   |   DBX 940.805 (-0.47)   |   I-GRADE 127.855 (2.45)   |   IDX30 401.317 (7.5)   |   IDX80 105.56 (1.71)   |   IDXBUMN20 265.398 (6.32)   |   IDXG30 112.997 (1.91)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.59)   |   IDXQ30 117.699 (2.06)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.14)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.69)   |   IDXV30 100.238 (0.88)   |   INFOBANK15 757.481 (12.51)   |   Investor33 352.266 (5.51)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.54)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.23)   |   LQ45 737.154 (13.13)   |   MBX 1342.99 (15.69)   |   MNC36 264.429 (3.91)   |   PEFINDO25 260.033 (1.63)   |   SMInfra18 229.972 (4.74)   |   SRI-KEHATI 296.897 (5.09)   |  

Dukung ISIS, Remaja 17 Tahun Ditangkap di Singapura

Selasa, 11 Februari 2020 | 08:14 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Singapura, Beritasatu.com - Seorang siswa sekolah menengah atas berusia 17 tahun telah ditahan di aparat keamaan Singapura karena diduga sebagai simpatisan ISIS. Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Singapura menyebutkan, aparat menggunakan UU Keamanan Dalam Negeri (Internal Security Act/ISA) saat menahan remaja tersebut.

Dikutip dari Channel News Asia, Selasa (11/2/2020), remaja itu pertama kali diselidiki pada September 2017, ketika dia berusia 15 tahun. Pemeriksaan dilakukan setelah ia mengunggah gambar Presiden Halimah Yacob di media sosial.

Remaja itu menyatakan dukungan jika ISIS membunuh Presiden Halimah dan menganggap Singapura sebagai negara kafir. Pelajar itu diketahui terpapar radikalisme melalui “kontak daring asing” sejak 2017. Kontak itu yang memperkenalkan dia dengan ISIS.

“Melalui kelompok-kelompok ini ia memperoleh akses ke apa yang diyakini sebagai konten ISIS eksklusif. Di matanya, ISIS adalah kelompok kuat yang berjuang untuk Islam dan karena itu penggunaan kekerasan terhadap lawan-lawannya dibenarkan,” tulis keterangan pers Kemdagri Singapura.

Dikatakan, sejak 2017 otoritas Singapura telah berusaha untuk menjauhkan remaja itu dari jalan radikal. Namun, ternyata, hingga kini remaja itu tetap menjadi pendukung setia kelompok teroris. Remaja itu terus membantu kelompok itu dalam upaya propaganda secara daring dan melakukan kegiatan lain jika diminta untuk melakukannya.

Secara terpisah, Kemdagri juga mengumumkan pembebasan mantan anggota kelompok teroris Jemaah Islamiyah. Abu Thalha bin Samad dikeluarkan dengan masa penahanan dua tahun sejak September 2017.

“Dia telah menunjukkan kemajuan yang bagus dalam program rehabilitasi dan dinilai tidak lagi menimbulkan ancaman keamanan yang membutuhkan penahanan preventif,” ujar Kemdagri.

Mengomentari kasus remaja yang teradikalisasi, Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengatakan ingin “menyangkal secara tegas” pandangan yang dia pegang.

“Kami ingin secara tegas menyangkal pandangan yang memengaruhi dia, yaitu bahwa umat Islam tidak dapat hidup di negara sekuler dan mengambil peran apa pun dalam pemerintahan atau sebagai kepala negara,” ujar MUIS.

Dikatakan, komunitas Muslim Singapura adalah contoh nyata dari Muslim yang percaya diri dan berkembang dalam konteks sekuler dan multiagama. Mereka secara aktif berkontribusi pada institusi publik dan masyarakat. MUIS juga menekankan pentingnya fondasi keagamaan yang kuat untuk anak muda dan bimbingan dari guru agama yang kredibel.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Indonesia Tidak Masuk Daftar 27 WNA Tiongkok Terinfeksi Virus Korona

Ada 2.478 kasus baru yang dikonfirmasi pada 10 Februari kemarin, turun dari 3.062 pada hari sebelumnya, sehingga total menjadi 42.638.

DUNIA | 11 Februari 2020

Korban Jiwa Virus Korona Lebih 1.000 Orang

Total warga di sejumlah negara yang terjangkit virus mematikan itu mencapai 42.763 orang.

DUNIA | 11 Februari 2020

Presiden Jokowi: Generasi Muda Jadi Jangkar Kemitraan Indonesia-Australia

Investasi pada generasi muda akan memperkokoh kemitraan Indonesia dan Australia ke depan.

POLITIK | 10 Februari 2020

Kunjungi Mount Ainslie, Jokowi Pelajari Pembangunan Canberra

Tujuan dari kunjungan Presiden Jokowi melihat dan mempelajari pembangunan Canberra sebagai ibu kota Australia.

DUNIA | 10 Februari 2020

Jokowi Apresiasi Dukungan Partai Buruh Australia

Jokowi juga mengajak Australia untuk berkolaborasi dengan Indonesia memperkuat kemitraan dengan negara Pasifik Selatan.

DUNIA | 10 Februari 2020

Korban Tewas Virus Korona Tembus 900 Jiwa

Jumlah ini melewati epidemi SARS tahun 2002-2003 yang saat itu menelan 774 korban jiwa.

DUNIA | 10 Februari 2020

Australia Apresiasi Jokowi Bantu Tangani Karhutla

Jokowi menyebut kunjungan tersebut juga dilakukan saat Australia menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan yang cukup masif.

DUNIA | 9 Februari 2020

Jokowi Pelajari Tata Kota Canberra untuk Ibu Kota Baru

Jokowi mempelajari tata kota Canberra, Australia sebagai bahan perbandingan.

DUNIA | 9 Februari 2020

WHO: Meski Jumlah Korban Baru Stabil, Wabah Korona Perlu Diwaspadai

Jumlah orang yang terinfeksi naik menjadi 37.198 orang, menurut Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok.

DUNIA | 9 Februari 2020

Tentara yang Mengamuk di Mal Thailand Ditembak Mati

Tentara yang menembak pengunjung mal diidentifikasi sebagai Jakrapanth Thomma.

DUNIA | 9 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS