Dua Pejabat Kesehatan Provinsi Hubei, Tiongkok, Dicopot
INDEX

BISNIS-27 431.53 (4.55)   |   COMPOSITE 4906.55 (33.97)   |   DBX 934.495 (0.84)   |   I-GRADE 129.531 (1.16)   |   IDX30 408.573 (3.79)   |   IDX80 107.231 (0.89)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.86)   |   IDXG30 114.42 (0.82)   |   IDXHIDIV20 364.598 (3.29)   |   IDXQ30 119.596 (1.09)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.75)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.61)   |   IDXV30 101.606 (1.02)   |   INFOBANK15 772.076 (9.87)   |   Investor33 357.854 (3.9)   |   ISSI 144.258 (0.7)   |   JII 521.112 (4.05)   |   JII70 177.199 (1.13)   |   KOMPAS100 960.444 (9.22)   |   LQ45 749.999 (6.63)   |   MBX 1355.95 (10.61)   |   MNC36 267.764 (2.74)   |   PEFINDO25 261.843 (1.08)   |   SMInfra18 232.762 (0.66)   |   SRI-KEHATI 301.662 (3.53)   |  

Dua Pejabat Kesehatan Provinsi Hubei, Tiongkok, Dicopot

Selasa, 11 Februari 2020 | 11:42 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Hong Kong, Beritasatu.com - Dua pejabat tinggi Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, Tiongkok, pusat dari wabah virus korona jenis baru (2019-nCoV) dicopot. Posisi dua pejabat itu digantikan oleh pejabat dari pemerintah pusat dalam upaya Tiongkok memerangi wabah virus korona yang telah menelan korban jiwa 1.019 orang.

Penyiar stasiun televisi CCTV melaporkan bahwa Zhang Jin, Sekretaris Komisi Kesehatan Partai Komunis Provinsi Hubei dan Liu Yingzi, Direktur Komisi Kesehatan, telah diberhentikan. Dikutip dari scmp.com, Selasa (11/2/2020), Wang Hesheng, Wakil Kepala Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok akan mengambil alin peran dua jabatan tersebut. Pekan lalu, Wang diangkat sebagai anggota Komite Tetap Hubei, badan pembuat keputusan teratas tingkat provinsi.

Chen Yixin, dari badan penegak hukum utama partai, juga dikirim ke Hubei pekan lalu oleh Beijing untuk menangani wabah tersebut. Chen adalah Sekretaris Jenderal Komisi Urusan Politik dan Hukum Pusat.

Sementara itu, Komisi Pengawas Nasional, badan antikorupsi tertinggi di Tiongkok, telah mengirim tim ke Hubei untuk melakukan penyelidikan terhadap pengobatan dan kematian dr Li Wenliang, dokter pertama yang mencoba mengungkap informasi tentang wabah virus korona, yang mendapat teguran dari polisi Wuhan.

Sementara itu, Komisi Pengawas Nasional, badan anti-korupsi tertinggi di Tiongkok, telah mengirim tim ke Hubei untuk melakukan penyelidikan terhadap pengobatan Dr Li Wenliang, salah satu dokter pertama yang mencoba berbagi informasi tentang coronavirus, hanya untuk ditegur oleh polisi Wuhan.

Li terinfeksi virus korona dan meninggal dunia minggu lalu dalam usia 34 tahun. Media sosial Tiongkok dipenuhi dengan kemarahan atas kematian Li. Banyak komentar yang menuntut pihak berwenang meminta maaf atas cara mereka memperlakukan Li.

Pengguna media sosial Tiongkok telah melampiaskan kemarahan mereka pada pemerintah Kota Wuhan dan Provinsi Hubei karena menutupi penularan. Kritik terhadap pemerintah pusat terkait wabah vius korona hampir tidak terlihat sejak wabah.

Dalam sebuah wawancara dengan Juru Bicara Partai Komunis dengan CCTV, akhir Januari lalu, Wali Kota Wuhan Zhou Xianwang, mengindikasikan bahwa Beijing setidaknya ikut bertanggung jawab atas kurangnya transparansi.

"Sebagai pemerintah daerah, kami tidak diizinkan untuk mengungkapkan informasi terkait penularan, kecuali kami berwenang, yang banyak orang tidak mengerti pada tahap awal," katanya.

Zhou juga mendapat kecaman pedas atas isolasi Kota Wuhan, karena ia menangguhkan transportasi dalam kota. Dalam wawancara itu, Zhou mengakui penanganannya terhadap krisis itu "tidak cukup baik" dan dia "bersedia mengundurkan diri selama itu membantu menahan penyebaran virus."



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dukung ISIS, Remaja 17 Tahun Ditangkap di Singapura

Sejak 2017 otoritas Singapura telah berusaha untuk menjauhkan remaja itu dari jalan radikal.

DUNIA | 11 Februari 2020

Indonesia Tidak Masuk Daftar 27 WNA Tiongkok Terinfeksi Virus Korona

Ada 2.478 kasus baru yang dikonfirmasi pada 10 Februari kemarin, turun dari 3.062 pada hari sebelumnya, sehingga total menjadi 42.638.

DUNIA | 11 Februari 2020

Korban Jiwa Virus Korona Lebih 1.000 Orang

Total warga di sejumlah negara yang terjangkit virus mematikan itu mencapai 42.763 orang.

DUNIA | 11 Februari 2020

Presiden Jokowi: Generasi Muda Jadi Jangkar Kemitraan Indonesia-Australia

Investasi pada generasi muda akan memperkokoh kemitraan Indonesia dan Australia ke depan.

POLITIK | 10 Februari 2020

Kunjungi Mount Ainslie, Jokowi Pelajari Pembangunan Canberra

Tujuan dari kunjungan Presiden Jokowi melihat dan mempelajari pembangunan Canberra sebagai ibu kota Australia.

DUNIA | 10 Februari 2020

Jokowi Apresiasi Dukungan Partai Buruh Australia

Jokowi juga mengajak Australia untuk berkolaborasi dengan Indonesia memperkuat kemitraan dengan negara Pasifik Selatan.

DUNIA | 10 Februari 2020

Korban Tewas Virus Korona Tembus 900 Jiwa

Jumlah ini melewati epidemi SARS tahun 2002-2003 yang saat itu menelan 774 korban jiwa.

DUNIA | 10 Februari 2020

Australia Apresiasi Jokowi Bantu Tangani Karhutla

Jokowi menyebut kunjungan tersebut juga dilakukan saat Australia menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan yang cukup masif.

DUNIA | 9 Februari 2020

Jokowi Pelajari Tata Kota Canberra untuk Ibu Kota Baru

Jokowi mempelajari tata kota Canberra, Australia sebagai bahan perbandingan.

DUNIA | 9 Februari 2020

WHO: Meski Jumlah Korban Baru Stabil, Wabah Korona Perlu Diwaspadai

Jumlah orang yang terinfeksi naik menjadi 37.198 orang, menurut Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok.

DUNIA | 9 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS