Seni dan Budaya Indonesia Bakal Hadir di Museum Moskwa
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Seni dan Budaya Indonesia Bakal Hadir di Museum Moskwa

Rabu, 16 September 2020 | 13:28 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Moskwa, Beritasatu.com - KBRI Moskwa dan Museum Moskwa (Museum of Moscow) berencana menyelenggarakan berbagai kegiatan bersama. Kegiatan tersebut, antara lain berupa pameran, workshop seni dan budaya Indonesia, seperti batik, gamelan, dan tarian tradisional, serta pemutaran film. Semua akan dirangkum dalam penyelenggaraan Indonesian Day di Museum Moskwa.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) yang juga Wakil Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, Azis Nurwahyudi, dengan Direktur Jenderal Museum Moskwa, Anna Trapkova, di Museum Moskwa, Selasa (15/9/2020).

Dalam siaran pers KBRI Moskwa yang diterima di Jakarta, Rabu (16/9/2020) disebutkan, pada pertemuan itu hadir juga Minister Counsellor Pensosbud KBRI Moskwa, Adiguna Wijaya, dan Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Moskwa, Enjay Diana, serta staf Museum Moskwa.

Azis Nurwahyudi mengatakan, Indonesia dan Rusia memiliki hubungan yang sangat erat. Pada 2020 Indonesia dan Rusia memperingati 70 tahun hubungan diplomatik. Keduanya merupakan negara yang multibudaya dan multietnik. Masyarakat Rusia, khususnya di Moskwa, dapat mengetahui keanekaragaman budaya Indonesia melalui kegiatan bersama yang rencananya akan diselenggarakan di museum ini.

Menurut Azis Nurwahyudi, rencana kerja sama juga dapat dilakukan dengan museum-museum di Indonesia, termasuk museum di Jakarta dalam kerangka sister city antara Jakarta dan Moskwa yang telah dimulai sejak 2006.

Anna Trapkova menyambut baik usulan-usulan ini yang dinilainya sangat menarik. “Museum ini bukan hanya untuk mempromosikan Moskwa, tetapi juga rumah bagi warga negara lain di Moskwa. Kerja sama dapat terjalin dua arah,” kata Anna Trapkova.

Azis Nurwahyudi dan Anna Trapkova berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir sehingga lebih leluasa dalam menyelenggarakan kegiatan bersama. Azis juga mengapresiasi adanya staf Museum Moskwa yang tertarik mendalami seni dan budaya Indonesia dengan keikutsertaan pada kelas tari tradisional dan bahasa Indonesia di KBRI Moskwa.

Pada saat kunjungan, rombongan KBRI Moskwa diajak berkeliling untuk melihat fasilitas museum dan sejumlah pameran yang sedang berlangsung, baik secara permanen maupun pameran tamu. Pihak museum juga menjelaskan sejarah Kota Moskwa, termasuk Kremlin dan Lapangan Merah.

“Saya baru tahu kalau Lapangan Merah itu artinya Lapangan Cantik, bukan warna merah seperti yang kita lihat,” ujar Azis Nurwahyudi saat mendengar penjelasan pihak museum.

Melihat antusiasme rombongan KBRI Moskwa, pihak museum menawarkan tur Kota Moskwa untuk melihat dan mengetahui bangunan-bangunan bersejarah, termasuk Stasiun Metro atau stasiun kereta api bawah tanah yang sangat artistik.

Sebagai tanda persahabatan, KBRI Moskwa memberikan kenang-kenangan kepada Museum Moskwa berupa wayang golek dan batik tulis.

Museum Moskwa adalah salah satu museum tertua di Moskwa yang didirikan pada 1896 atau 124 tahun yang lalu. Saat ini museum tersebut menyimpan antara lain benda seni, budaya, dan sejarah dari zaman ke zaman, mulai zaman imperium, revolusi, Uni Soviet, perestroika, hingga saat ini. Koleksi-koleksi yang dimiliki khususnya adalah terkait sejarah Moskwa.

Museum yang berada di bawah Departemen Kebudayaan Kota Moskwa ini memiliki luas keseluruhan lebih dari 20.000 meter persegi, yang terdiri atas tiga gedung utama dan lapangan yang cukup luas. Lokasi museum sangat strategis, berada di pusat Kota Moskwa, dekat Gorky Park, dan Sungai Moskwa, serta di jalur lingkar jalan protokol Garden Ring Moskwa.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Yoshihide Suga Terpilih sebagai PM Jepang yang Baru

Yoshihide Suga, pemimpin baru Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang, terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru.

DUNIA | 16 September 2020

Taiwan Berkomitmen Lindungi ABK Asal Indonesia

Saat ini, Taiwan meregistrasi 12.983 orang ABK asal Indonesia, dua pertiga direkrut agen di negara ketiga. Cara ini sangat rapuh terhadap praktik eksploitasi.

DUNIA | 16 September 2020

Penjualan Ritel Naik, Pemulihan Ekonomi Tiongkok Makin Nyata

Tiongkok adalah satu-satunya negara yang menurut IMF akan mencatat pertumbuhan ekonomi tahun ini.

DUNIA | 16 September 2020

WTO: Tarif AS Atas Produk Tiongkok Langgar Aturan

Tiongkok saat ini juga menerapkan tarif atas barang-barang dari AS, tetapi Amerika tidak mengajukan gugatan resmi.

DUNIA | 16 September 2020

UEA Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok untuk Kondisi Darurat

Sebanyak 31.000 relawan telah berpartisipasi dalam uji klinis vaksin, termasuk 1.000 partisipan dengan penyakit kronis.

DUNIA | 16 September 2020

Jika Diplomat AS Diserang Iran, Trump Balas 1.000 Kali

Presiden AS Donald Trump pada Senin (14/9) berjanji bahwa setiap serangan Iran akan ditanggapi dengan balasan "1.000 kali lebih besar".

DUNIA | 15 September 2020

PBB: 500.000 Orang Terkena Dampak Banjir di Sudan Selatan

Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan pada Senin (14/9) bahwa sekitar 500.000 orang telah terkena dampak banjir di seluruh Sudan Selatan.

DUNIA | 15 September 2020

Urung Jual Bisnis di AS, TikTok Harap Trump Restui Kesepakatan Gandeng Oracle

Proposal yang dikirim ByteDance dan Oracle ke pemerintah AS akan membuat TikTok tetap di bawah kendali operasional ByteDance.

DUNIA | 15 September 2020

Jerman Laporkan 927 Kasus Infeksi Baru

Jumlah kematian bertambah satu menjadi 9.350 kasus.

DUNIA | 15 September 2020

WHO Peringatkan Lonjakan Kematian di Eropa

“Ini akan semakin sulit. Pada Oktober, November, kita akan melihat lebih banyak kematian,” kata Direktur Eropa WHO.

DUNIA | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS