Calon Anggota BPK Petahana Dinilai Masih Layak
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Calon Anggota BPK Petahana Dinilai Masih Layak

Kamis, 15 Agustus 2019 | 21:47 WIB
Oleh : Yustinus Paat / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu menilai, calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) keuangan petahana yang telah lolos seleksi masih layak terpilih untuk periode lima tahun mendatang. Untuk itu, FSP BUMN Bersatu berharap, DPR transparan dalam melakukan uji kepatutan dan kelayakan.

"Kami berpandangan, BPK memiliki peran penting dalam mengawal pengelolaan dan peningkatan kualitas pertanggungjawaban keuangan negara yang disertakan dalam BUMN," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Audit dan Keuangan FSP BUMN, Ferdinand Situmorang kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Menurut Ferdinand, BPK melalui berbagai rekomendasi serta sejumlah dukungan lainnya telah berhasil memastikan perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi Laporan Keuangan pada BUMN. Berbagai rekomendasi BPK yang diiringi dengan beragam dukungan lainnya juga berhasil menaikkan kualitas laporan keuangan dari BUMN sesuai target yang ditetapkan pada Rencana Kerja Anggaran Perusahaan BUMN.

"Rekomendasi BPK terhadap laporan keuangan BUMN juga semakin berdampak pada kepercayaan pasar modal dan keuangan terhadap BUMN dalam mencari pendanaan untuk melakukan aksi korporasi dan menjadi poros vital pembangunan Infrastruktur di era Presiden Joko Widodo," kata Ferdinand.

Selain itu, kata dia, kinerja BPK dalam melakukan audit laporan BUMN juga berhasil menemukan kejanggalan-kejanggalan penggunaan dan kebijakan beberapa BUMN yang banyak merugikan BUMN dan berdampak pada tindak pidana korupsi.

"Karena itu, kami dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu terkait dengan akan dipilihnya anggota BPK yang baru, memberikan pendapat bahwa selayaknya Komisi XI DPR dalam melakukan uji kepatutan dan kelayakan lebih mengutamakan kemampuan dan integritas para calon," kata dia.

Dikatakan, kinerja beberapa anggota BPK yang ikut kembali mencalonkan diri dan telah lolos seleksi sejauh ini, patut dipertimbangan untuk dipilih kembali. "Calon petahana itu adalah Harry Azhar Azis dan Achsanul Qosasi yang telah masuk dalam daftar 32 nama yang lolos," kata dia.

Untuk diketahui, pemilihan anggota BPK untuk periode 2019-2024 sudah mulai berproses dan DPR akan segera memilih para calon anggota BPK yang sekarang sudah mengkerucut menjadi 32 nama dari sebelumnya 64 orang. Komisi XI akan segera melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 32 nama tersebut.

Calon yang lolos itu masih didominasi politisi, seperti Daniel Lumban Tobing (PDIP), Akhmad Muqowam (PPP), Tjatur Sapto Edy (PAN), Ahmadi Noor Supit, Ruslan Abdul Gani (Partai Golkar), Pius Lustrilanang, Wilgo Zainar (Partai Gerindra), dan Nurhayati Ali Assegaf (Partai Demokrat).

Sementara, mantan pejabat yang lolos antara lain mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, mantan Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf, serta dua calon petahana Harry Azhar Azis dan Achsanul Qosasi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Tegaskan Saatnya Produk Indonesia Kuasai Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo meminta tempat dan posisi gerai yang strategis bagi produk-produk buatan dalam negeri di pusat-pusat perbelanjaan.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Impor Migas Penyebab Neraca Perdagangan Juli Defisit

Sektor migas mencatat defisit sebesar US$ 142,4 juta walaupun sektor nonmigas surplus US$ 78,9 juta.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Perang Dagang dalam Perspektif Rhenald Kasali

Menurut Rhenald, perang dagang AS-Tiongkok dimotori oleh Presiden Trump.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Astra Agro-Pemerintah Bersinergi Siaga Cegah Karhutla

Untuk mitigasi ancaman kebakaran, tim Fire Protection Astra Agro juga melakukan pengawasan intensif melalui patroli darat dan udara.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Pertamina Tahan Tumpahan Minyak dengan Penampung Fluida

Berhasil menampung sekitar 5.000 liter minyak mentah per hari, di mana setelahnya minyak akan akan dipindahkan ke kapal penampung.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Pesawat Komersial Mendarat Perdana di Runway 3 Soetta

Akhirnya proyek Runway 3 sudah bisa dimanfaatkan guna mendukung Bandara Soekarno-Hatta dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Bursa Asia Ditutup Mixed, Eropa Melemah

Nikkei 225 Jepang naik 0,98 persen ke 20.655,13, Topix Tokyo naik 0,87 persen 1.499,5, Hang Seng Hong Kong naik 0,08 persen ke 25.302,28.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Semester I-2019, CIMB Niaga Bukukan Laba Rp 1,98 triliun

Pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan bunga bersih yang naik sebesar 5,5 persen menjadi Rp 6,32 triliun.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

IHSG Ditutup Terpangkas 9 Poin ke 6.257

Sebanyak 142 saham menguat, 290 saham melemah, dan 138 saham stagnan.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Terlempar dari 5 Besar, Advan Benahi Strategi Komunikasi

5 besar smartphone di Indonesia: Oppo (26 persen), Samsung (24 persen), Xiaomi (19 persen), dan Vivo (15 persen), Realme (7 persen).

EKONOMI | 15 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS