Produk Indonesia Tembus Pasar Rusia
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Produk Indonesia Tembus Pasar Rusia

Jumat, 27 September 2019 | 18:20 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Moskwa, Beritasatu.com - Sejumlah produk Indonesia sudah mulai menembus pasar Rusia, di antaranya mi instan, kopi, bir, dan bahkan mangga harum manis. Kopi Torabika Cappuccino, misalnya, telah hadir di 78 wilayah Rusia dari Kaliningrad di ujung barat hingga Vladivostok di ujung timur jauh Rusia. Pada 2018 PT Mayora Indah Tbk berhasil mengekspor 1.000 kontainer ke Rusia.

Kedutaan Besar RI (KBRI) Moskwa terus berupaya melakukan promosi produk Indonesia di Rusia, baik melalui forum bisnis, pameran, maupun festival Indonesia. Promosi produk dipadukan juga dengan promosi seni budaya, seperti yang dilakukan pada 19-21 September lalu di salah satu jaringan supermarket terbesar Auchan, Pusat Perbelanjaan Europark, Moskwa, Rusia.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (27/9/2019) disebutkan, pada acara tersebut, KBRI Moskwa bekerja sama dengan distributor kopi siap saji produk PT Mayora Indah Tbk di Rusia untuk pertama kalinya menyelengarakan “in store promotion” kopi instan Torabika Cappuccino.

Pengunjung disuguhi sajian kopi sambil menyaksikan pertunjukan budaya Tim Kesenian KBRI Moskwa, Kirana Nusantara Dance. Mereka mempersembahkan berbagai tarian daerah Indonesia dan tarian kontemporer kreasi baru serta permainan alat musik rebab. Tidak sedikit pengunjung yang membeli kopi Torabika setelah mengetahui dan mencobanya.

Grigory Shain, distributor kopi Torabika di Rusia mengatakan, promosi bersama dengan dukungan KBRI Moskwa membangun jembatan produk dan budaya Indonesia di Rusia. Kerja sama ini menjadi dasar bagi ekspansi dan pertumbuhan penjualan kopi Torabika di masa depan dan diharapkan pertumbuhan penjualan hingga akhir 2019 mencapai 31%.

“Segmen Cappuccino dengan Torabika Cappuccino sebagai merek terkemuka menjadi pendorong pertumbuhan utama untuk kategori kopi campuran. Peluncuran Torabika Macchiato akan memungkinkan kelompok konsumen yang lebih luas untuk menikmati produk kopi Indonesia berkualitas tinggi dan sempurna,” kata Grigory.

Produk Indonesia di pasar Rusia cukup kompetitif. Satu bungkus Torabika Cappuccino isi 20 sachet dihargai 219 rubel (sekitar Rp 50.000). Sementara itu, satu buah mangga harum manis standar seharga 320 rubel (Rp 70.500), satu mie gelas seharga 80 rubel (Rp 17.500 rupiah), dan satu bungkus mie goreng seharga 50 rubel (Rp 11.000).

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi mengatakan, Festival Indonesia yang sudah empat kali diselenggarakan di Moskwa sejak 2016 berdampak besar pada masuknya produk-produk Indonesia ke pasar Rusia. Seorang pengusaha Rusia, Yuri Pavlov, bahkan berani membuka dua kafe sekaligus dengan menyajkan menu Indonesia bernama Yuva Cafe yang ada di Moskwa dan St Petersburg.

Pada 2016, pemilik Yuva Kafe telah mendirikan Restoran Kutabar di St Petersburg yang namanya terinspirasi oleh tradisi dan budaya Indonesia, khususnya Bali. KBRI Moskwa mendukung dan memberikan pelatihan memasak kepada para juru masak Yuva Cafe di Wisma Indonesia, khususnya untuk menu sate, nasi goreng, mie goreng, gado-gado, dan pisang goreng.

“Kita ingin lebih banyak lagi produk Indonesia masuk di pasar Rusia dan restoran dapat dijadikan salah satu pintu masuk produk makanan Indonesia di pasar Rusia,” kata Dubes Wahid.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Desember, Waskita Raih Rp 22 T dari Turnkey Project

Dana turnkey project itu berasal dari proyek-proyek jalan tol yang telah selesai dikerjakan.

EKONOMI | 27 September 2019

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Rp 14.172,5

Rupiah berada di level Rp 14.172,5 per dolar AS atau terdepresiasi 7,5 poin (0,05 persen).

EKONOMI | 27 September 2019

Terminal Bandara Hasanuddin Diperluas 3 Kali Lipat

Perluasan terminal ditargetkan tuntas sebelum pertengahan 2021.

EKONOMI | 27 September 2019

IHSG Ditutup Melemah 0,5% ke 6.196,9

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,54 persen ke kisaran 6.196,89.

EKONOMI | 27 September 2019

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Eropa Dibuka Positif

Nikkei 225 Jepang turun 0,77 persen ke 21.878,9, Hang Seng Hong Kong turun 0,33 persen ke 25.954,81.

EKONOMI | 27 September 2019

QNB Indonesia Resmikan Kantor Pusat Baru di Jakarta

Relokasi kantor pusat ini sejalan dengan rencana QNB untuk memperkuat posisi di industri perbankan Indonesia.

EKONOMI | 27 September 2019

Sesi I, IHSG Melemah 0,5% ke 6.202

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,5 persen ke kisaran 6.202,17.

EKONOMI | 27 September 2019

Repower Raih Penghargaan Konsep ETOD

Konsep Repower tak sebatas membangun hunian, namun juga membangun peradaban.

EKONOMI | 27 September 2019

RRI dan Iconomics Research Apresiasi 41 BUMN terbaik

Sepanjang 2014-2018, keberadaan BUMN dinilai banyak kemajuan, khususnya dalam menjalankan dua fungsi utama, yakni agen pencipta nilai dan agen pembangunan.

EKONOMI | 27 September 2019

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 14.194,5

Rupiah berada di level Rp 14.194,5 per dolar AS atau terdepresiasi 29,5 poin (0,21 persen).

EKONOMI | 27 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS