Promosikan Peluang Investasi Indonesia, BKPM-KBRI Beijing Manfaatkan Bloomberg New Economy Forum 2019
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Promosikan Peluang Investasi Indonesia, BKPM-KBRI Beijing Manfaatkan Bloomberg New Economy Forum 2019

Sabtu, 23 November 2019 | 13:45 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Beijing, Beritasatu.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama KBRI Beijing terus mendorong masuknya investasi ke Indonesia guna menggenjot pertumbuhan ekonomi yang lebih mandiri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan forum skala internasional Bloomberg New Economy Forum (NEF) 2019 yang diadakan di Beijing Yanqi Lake International Convention & Exhibiton Center (ICE), Beijing, RRT, Jumat (22/11/2019).

Duta Besar RI untuk RRT merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun mengatakan, forum tersebut dihadiri oleh lebih dari 500 pemimpin pemerintah, politik, dan bisnis terkemuka. "Indonesia melalui BKPM dan KBRI Beijing diundang untuk mengisi salah satu breakout session dalam rangkaian kegiatan Bloomberg NEF 2019 dengan tema 'Building Asia: Spotlight on Indonesia and Its Next Generation Industries and Talents" dan dipandu oleh Haslinda Amin, news anchor Bloomberg untuk Kawasan Asia Tenggara," ujar Djauhari kepada Beritasatu.com, Sabtu (23/11/2019).

Pada kesempatan itu, Dubes Djauhari Oratmangun memaparkan sejumlah arah kebijakan investasi di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususnya soal pelimpahan wewenang kepada BKPM terkait proses dan penerbitan izin kementerian/lembaga serta penentuan kelayakan investor yang mendapatkan Tax Holiday dan Tax Allowance.

"Diharapkan,, ini memberikan kepastian yang lebih besar kepada para investor sehingga realisasi investasi dapat berjalan dengan cepat ke depan,” ujar anggota Komite Investasi bidang Komunikasi dan Informasi Rizal Calvary Marimbo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan BKPM Nurul Ichwan mengatakan, pada intinya pengembangan dan perbaikan kebijakan yang diusung oleh pemerintah sekarang adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Salah satu cara adalah melalui peningkatan peringkat Indonesia dalam Ease of Doing Business (EODB) dan realisasi investasi, baik yang baru akan masuk maupun yang masih dalam proses realisasi.

“Kami mengharapkan investasi yang berkualitas dan dapat mengembangkan pola kemitraan dengan UMKM lokal. Oleh karena itu, kami fokus untuk mengawal dan mempercepat realisasi investasi besar dan membentuk Satgas untuk memfasilitasi investor yang terkendala”, katanya.

Dalam sesi tersebut, kata Rizal, Haslinda Amin juga menanyakan sektor prioritas dan peluang investasi yang dapat ditawarkan kepada investor. “Sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di mana terdapat perusahaan Jepang yang berencana membuka pabrik kendaraan listrik/hybrid. Dia juga tanya soal sektor ekonomi digital dan sektor peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai talents,” ujar Rizal.

Dubes Djauhari menjelaskan bahwa sektor EV saat ini tengah diminati sejumlah investor Tiongkok, salah satunya dari Nanning, dan sedang dalam penjajakan dengan beberapa perusahaan baterai EV. “Adanya rencana investor Tiongkok dan Jepang untuk membuka industri EV/hybrid tentunya akan menarik investasi lebih banyak lagi di industri baterai, mengingat sumber daya nikel sebagai bahan utama baterai sangat melimpah di Indonesia," ujarnya.

Ferry Unardi, founder Traveloka, sebagai salah satu peserta sesi, juga menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi digital di Indonesia sangat signifikan. Menurut dia, terdapat banyak sektor potensial yang masih dapat digarap oleh investor, tidak hanya online travel dan e-commerce atau ride hailing, seperti Gojek, tetapi juga edukasi dan kesehatan.

“Sektor potensial dan model bisnis dalam ekonomi digital perlu didasarkan pada consumer trend di Indonesia, khususnya yang dapat mengintegrasikan seluruh pelayanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen saat ini dan masa mendatang”, ujar Ferry.

Ferry juga meyakinkan para peserta bahwa pemerintah Indonesia saat ini telah memberikan perhatian yang lebih terhadap pengembangan ekonomi digital di Indonesia dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia yang siap dengan era ekonomi baru melalui pendidikan vokasi dan pusat riset.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Safari FIFGROUP Layani Pelanggan di Ungaran

Selama pameran, Safari memberikan layanan dan produk terbaik melalui empat brand services yang mereka miliki.

EKONOMI | 23 November 2019

Artacon Bidik Potensi Wisatawan "Bali Baru"

Artacon Griya Lestari meluncurkan Artayudan Village di Kota Magelang.

EKONOMI | 23 November 2019

Misumi Dukung Optimalisasi Industri 4.0 di Indonesia

Misumi turut ambil bagian di pameran Manufacturing Indonesia 2019.

EKONOMI | 23 November 2019

Resmi Dibentuk Satgas Omnibus Law, Rosan Ditetapkan Ketua Tim

Satgas Omnibus Law bertugas melakukan review terhadap RUU dan Undang-undang yang akan dihilangkan.

EKONOMI | 22 November 2019

Sri Mulyani Janjikan Kemudakan Insentif Pajak bagi Investor

Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan saat ini insentif pajak berhasil menarik investasi sebesar Rp 804 triliun.

EKONOMI | 22 November 2019

Erick Thohir: Saya Tak Mau Ada Drama dalam Perusahaan

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan tak ingin ada drama di antara direktur utama dan komisaris utama di BUMN manapun.

EKONOMI | 22 November 2019

Aviarna: Kawasan Aviasi Terbaru Milik Argo Manunggal Group

Dengan minimnya perbaikan pesawat yang dilakukan di dalam negeri, kini Argo Manunggal Group meluncurkan proyek Aviarna, kawasan industri yang fokus pada aviasi.

EKONOMI | 22 November 2019

DPR Pertanyakan Rencana Kemtan Terapkan SNI untuk Produk Holtikultura

DPR pertanyakan rencana Kemtan yang mensyaratkan SNI untuk produk kultura.

EKONOMI | 22 November 2019

Menteri KKP Lepas Ekspor Hasil Perikanan Senilai Rp 1,79 Triliun

Ekspor raya hasil perikanan ini dikirim ke 43 negara melalui sembilan pelabuhan di Indonesia.

EKONOMI | 22 November 2019

Gandeng Influencer, Elizabeth Dukung Womanpreneur Indonesia

Roadshow Elizabeth Close to you digelar di empat kota.

EKONOMI | 22 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS