SPBU Asing Diduga Langgar Kepmen ESDM
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

SPBU Asing Diduga Langgar Kepmen ESDM

Rabu, 29 Januari 2020 | 09:07 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Dua stasion pengisian bahan bakar umum (SPBU) asing, yakni Shell dan Total, diduga telah melanggar keputusan menteri (Kepmen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terutama mengenai batas atas harga jual BBM. Untuk itu, Pemerintah diminta bersikap tegas terhadap SPBU asing itu.

“Menteri ESDM harus memberi sanksi kepada SPBU asing karena kewibawaan keputusan menteri akan dipertanyakan kalau dilanggar,” kata Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakariadi, Jakarta, Rabu (28/1/2020).

Dikatakan, pelanggaran terhadap batas atas, terkait dengan kenaikan BBM di SPBU Shell dan Total akhir minggu lalu. Akibat kenaikan tersebut, harga jual BBM Shell dan Total jauh lebih tinggi dibandingkan BBM yang dijual Pertamina.

Total sekarang menjual BBM jenis Performance 90 seharga Rp 9.900/liter, Performance 92 Rp 10.200/liter, dan Performance 95 Rp 11.550/liter. Sementara, Shell menjual Reguler 90 seharga Rp 10.000/liter, Super Rp 10.250/liter, dan V-Power Rp 11.700/liter.

Terkait dugaan pelanggaran itu Sofyano mencontohkan, untuk RON 90, Shell menjual seharga Rp 10.000, padahal batas atas adalah Rp 9.115 per liter. Begitu pula RON 92, dari batas atas Rp 9.171 per liter, ternyata Shell menjual Rp 10.250 per liter. Untuk RON 95, dengan batas atas Rp 9.886 per liter, ternyata Shell menjual Rp 11.700 per liter.

“Sangat mahal. Jauh sekali dibandingkan Pertamina. Bahkan, SPBU asing tersebut diduga melanggar aturan, yakni menetapkan harga jual di atas formula harga yang ditetapkan Pemerintah, dalam hal ini mengenai batas atas,” tegas Sofyano.

Penetapan harga BBM non-PSO, lanjut Sofyano, seharusnya mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 187 Tahun 2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Penghitungan Harga Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Jenis Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dan/atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Menurut Sofyano, Kepmen tersebut sudah menetapkan formula harga, di mana terdapat batas bawah dan batas atas. “MOPS masing-masing BBM sudah diatur, begitu pula average MOPS. Dari formula tersebut bisa dihitung berapa seharusnya batas bawah dan batas atas,” ujar Sofyano.

Berdasarkan formula, tersebut, untuk BBM RON 95, RON 98, dan solar CN 51, misalnya, ditetapkan bahwa batas bawah adalah MOPS+Rp 1.200/liter+marjin (5% dari harga dasar). Sedangkan, batas atas ditetapkan, MOPS+Rp1.200/liter+marjin (10% dari harga dasar).

“Nah, Shell dan Total diduga menetapkan jauh di atas batas atas. Artinya, mereka diduga telah melanggar Kepmen,” ujarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Tokyo dan Singapura Pagi Ini Menguat, Hong Kong Tertekan

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 130,7 (0,56 persen) mencapai 23.346 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Investor Beralih ke Saham, Harga Emas Turun

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun US$ 7,60 atau 0,5 persen, menjadi US$ 1.569,80 per ounce.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 6.057. Sedangkan level resistance pada 6.149.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Dow Jones Meroket dari Level Terendah Tiga Bulan

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 187,1 poin (0,66 persen) menjadi 28.723 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jatim Di Atas Nasional

Pada kuartal III 2019, pertumbuhan ekonomi Jatim mencapai 5,32 persen.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Alokasi Pemerintah

Petrokimia Gresik akan menyalurakan pupuk subsidi sesuai alokasi pemerintah.

EKONOMI | 28 Januari 2020


Kemhub dan KAI Tanda Tangani Kontrak Subsidi Lima KA Perintis

KA perintis diprioritaskan untuk daerah-daerah yang masih baru atau untuk membuka akses daerah.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Tahun 2020, LPDB Sasar 70% Koperasi Produktif

LPDB siapkan kucurkan dana untuk koperasi produktif.

EKONOMI | 28 Januari 2020

RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Peningkatan Daya Saing Industri

Indonesia dan Singapura terus kerja sama tingkatkan daya saing industri.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Pemerintah Harus Siapkan Big Data untuk Lindungi PMI

Pemerintah harus satukan data soal TKI.

EKONOMI | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS