Menko PMK Ajak Aparatur Negara Memulai Hidup Sehat
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Menko PMK Ajak Aparatur Negara Memulai Hidup Sehat

Rabu, 22 Februari 2017 | 14:23 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) memberikan alat pengukur tekanan darah mandiri kepada 64 kementerian/lembaga. Penyerahan itu juga sebagai ajakan Menteri Koordinator (Menko) PMK Puan Maharani kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk memulai hidup sehat.

Menko Puan mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Hidup sehat, ujarnya, harus dimulai sejak saat ini ketika banyak bentuk penyakit berkembang dan semakin mengganas. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan upaya promotif dan preventif secara mandiri dengan mengukur tensi dan secara aktif melakukan check up kesehatan.

Secara simbolis, Puan menyerahkan alat pengukur tekanan darah mandiri kepada 64 kementerian dan lembaga. Penyerahan itu diwakili kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Kesehatan Nila F Mooelek, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Yohana Yembise di kantor Kemko PMK, Jakarta, Rabu (22/2).

Puan berharap, Pojok Mandiri dengan alat pengukur tekanan darah mandiri harus dilokasikan di tempat yang bisa dijangkau semua orang. "Saya mengapresiasi apa yang coba kita lakukan ini. Salah satunya dengan Pojok Mandiri melalui tes pembuluh darah. Saya berharap, kita terus berkomitmen dengan memberikan alat pengukur tekanan darah mandiri kepada 64 kementerian/lembaga. Alat ini harus dijaga dan jangan sampai cepat rusak," kata Puan.

Di lingkup Kemko PMK, Puan mengatakan akan membuat instruksi agar semua ASN bisa melakukan peregangan pada pukul 10.00 WIB dan pukul 15.00 WIB. Menurut Puan, melalui Germas, semua pihak diajak untuk mau mengubah kebiasaan-kebiasaan dan hidup yang tidak sehat dengan perilaku hidup sehat.

Salah satunya dengan memperbanyak aktifitas fisik melalui senam peregangan yang dilakukan saat bekerja. Di tengah acara, Menko PMK beserta para undangan pun turut melakukan senam peregangan yang telah dicontohkan oleh peraga.

"Senam peregangan yang barusan dilakukan itu sangat baik. Nanti, saya akan memasang pengingat, seperti alarm setiap pukul 10.00 WIB dan pukul 14.00 WIB supaya pegawai di Kemko PMK ini selalu ingat untuk melakukan peregangan ketika sibuk bekerja," kata Menko PMK.

Puan meminta, pola hidup sehat bisa dimulai dengan mengkonsumsi makanan sehat, seperti singkong. Makanan sehat yang sederhana ini, katanya, bisa mengurangi konsumsi karbohidrat dan juga lemak. Dia juga meminta pola hidup diubah menjadi ke gaya hidup sehat dengan tidur cukup serta menjauhkan anak-anak dari rokok.

"Saya mengimbau serta meminta ibu dan bapak untuk membudayakan hidup sehat dengan melakukan langkah kecil. Tidur cukup, jauhkan anak dari rokok, dan pola makan sehat dan teratur. Juga, jangan terlalu memikirkan berita bohong yang ada di media sosial, sehingga semua hal positif dan terbaik untuk diri kita, lingkungan, dan pekerjaan,” katanya.

Menkes Nila F Moelek menjelaskan, ada sekitar satu hingga delapan alat yang akan tersedia di Pojok Pemeriksaan tekanan darah di masing-masing kementerian. Nila menjelaskan, jika biasanya di sudut ruangan ada pojok baca, maka perlu disediakan pula Pojok Pemeriksaan tekanan darah.

Hal ini penting, karena persentase kasus hipertensi rendah di Indonesia mencapai 80% dan hipertensi tinggi sekitar 0,1%. "Berdasarkan riset kesehatan yang dilakukan Kemkes pada 2013, sebanyak 25,8% atau seperempat penduduk kita mengalami hipertensi. Kemarin, survei melalui Indeks Kesehatan Nasional 2016 meningkat menjadi 30,9%," kata Menkes.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Rumah Sakit Internasional di Teluk Ambon

Rumah sakit di Maluku terhitung minim. Di seluruh Maluku hanya ada 15 rumah sakit pemerintah, dua di antaranya di Ambon.

KESEHATAN | 20 Februari 2017

Leukemia, Kanker Tertinggi Diderita Anak

Kanker pada anak lebih sulit diketahui.

KESEHATAN | 20 Februari 2017

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sultra Meningkat

Penyebab utama kematian karena perdarahan.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Dinkes: 14 Warga Jambi Meninggal akibat DBD

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menyebutkan, sebanyak 14 warga di provinsi itu meninggal dunia akibat wabah demam berdarah dengue (DBD) selama tahun 2016.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Rencana NTT Bebas Malaria Tahun 2023 Butuh Dukungan Semua Pihak

Target secara nasional adalah tahun 2030 bebas malaria, di NTT ditargetkan pada tahun 2023 bebas malaria.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Peringati Bulan K3, Cargill Gelar Donor Darah

Untuk memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Februari 2017 ini, Cargill menggelar program donor darah

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPOM NTT Sita Kosmetik Mengandung Merkuri di Kota Kupang

BPOM Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyita sejumlah kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya atau merkuri.

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPJS Kesehatan Apresiasi Cakupan Kesehatan Semesta di Sumbawa Barat

Sumbawa adalah kabupaten pertama di Provinsi NTB yang mendeklarasikan jaminan kesehatan menyeluruh

KESEHATAN | 17 Februari 2017

Mochtar Riady: Tetap Sehat Meski dengan Penyakit Jantung

"Kalau kita menderita penyakit dan menganggapnya beban atau selalu takut, maka kita malah tambah sakit," kata Mochtar.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Siloam Resmikan Klinik Penanganan Terpadu Gagal Jantung

Membantu mengajarkan kepada pasien tentang kondisi gagal jantung.

KESEHATAN | 14 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS