Menko PMK: BPNT Komitmen Pemerintah Kurangi Beban Rakyat
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Menko PMK: BPNT Komitmen Pemerintah Kurangi Beban Rakyat

Kamis, 23 Februari 2017 | 14:45 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta - Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan komitmen pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat manfaat.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat memberikan laporan persiapan peluncuran penyaluran BPNT secara nasional serta mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta, Kamis (23/2).

Menko PMK juga menyampaikan bahwa program ini secara bertahap akan menggantikan pemberian bantuan yang diberikan dalam bentuk subsidi beras sejahtera (rastra) yang berjalan saat ini. “Tahun ini akan disalurkan BPNT di 44 kota dengan jumlah lebih dari 1,29 juta keluarga dan diharapkan pada tahun-tahun mendatang terdapat peningkatan signifikan dari cakupan jumlah KPM maupun dari wilayah tempat tinggalnya," ujar Menko PMK.

Program BPNT ini memungkinkan KPM dengan menggunakan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dapat membeli bahan pangan di berbagai penyedia bahan pangan yang bekerja sama dengan pemerintah atau Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong). E-Warong merupakan agen bank pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), dan terdiri dari E-Warong pedagang kecil yang sudah ada, E-Warong KUBE PKH, serta E-Warong Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, yang letak lokasinya berdekatan atau di sekitar tempat tinggal KPM. Semua E-Warong itu sudah menggunakan fasilitas EDC, yang memungkinkan KPM membeli bahan pangan yang diinginkan.

KPM dapat memilih bahan pangan yang akan dibeli. Pada tahap awal ini bahan pangan yang dapat di beli menggunakan KKS adalah beras dan gula. Pada tahap selanjutnya akan diperluas juga kepada bahan pangan lainnya, seperti telur dan minyak. Selain itu, KPM juga memiliki kesempatan untuk menabung sehingga dapat membuka peluang lebih dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. Jumlah kaum ibu penerima manfaat yang hadir sebanyak 1.879 orang.

Menko PMK berpesan agar uang bantuan tersebut jangan dihabiskan semua, sisihkan sebagian untuk ditabung. Para peserta Kartu Keluarga Sejahtera dan Bantuan Pangan Non-Tunai yang telah hadir berasal dari Kota Depok, Bekasi, dan Bogor.

“Dalam menyelenggarakan Program BPNT ini, juga melibatkan kerja sama antara kementerian dan lembaga pemerintahan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Sinergi dan kerja sama itu akan terus berlangsung dan ditingkatkan untuk menjamin kualitas pelaksanaan program BPNT," kata Menko PMK.

Seusai acara tersebut, Menko PMK melanjutkan meninjau E-Warong bersama Presiden Jokowi beserta menteri lainnya. Turut hadir dalam acara ini Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Direktur Himpunan Bank Negara Asmawi Syam, dan Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Menko PMK Ajak Aparatur Negara Memulai Hidup Sehat

Menurut Indeks Kesehatan Nasional 2016, jumlah penderita hipertensi di Indonesia meningkat dari 25,8% pada 2013 menjadi 30,9% pada 2016.

KESEHATAN | 22 Februari 2017

Rumah Sakit Internasional di Teluk Ambon

Rumah sakit di Maluku terhitung minim. Di seluruh Maluku hanya ada 15 rumah sakit pemerintah, dua di antaranya di Ambon.

KESEHATAN | 20 Februari 2017

Leukemia, Kanker Tertinggi Diderita Anak

Kanker pada anak lebih sulit diketahui.

KESEHATAN | 20 Februari 2017

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sultra Meningkat

Penyebab utama kematian karena perdarahan.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Dinkes: 14 Warga Jambi Meninggal akibat DBD

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menyebutkan, sebanyak 14 warga di provinsi itu meninggal dunia akibat wabah demam berdarah dengue (DBD) selama tahun 2016.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Rencana NTT Bebas Malaria Tahun 2023 Butuh Dukungan Semua Pihak

Target secara nasional adalah tahun 2030 bebas malaria, di NTT ditargetkan pada tahun 2023 bebas malaria.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Peringati Bulan K3, Cargill Gelar Donor Darah

Untuk memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Februari 2017 ini, Cargill menggelar program donor darah

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPOM NTT Sita Kosmetik Mengandung Merkuri di Kota Kupang

BPOM Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyita sejumlah kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya atau merkuri.

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPJS Kesehatan Apresiasi Cakupan Kesehatan Semesta di Sumbawa Barat

Sumbawa adalah kabupaten pertama di Provinsi NTB yang mendeklarasikan jaminan kesehatan menyeluruh

KESEHATAN | 17 Februari 2017

Mochtar Riady: Tetap Sehat Meski dengan Penyakit Jantung

"Kalau kita menderita penyakit dan menganggapnya beban atau selalu takut, maka kita malah tambah sakit," kata Mochtar.

KESEHATAN | 14 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS