Iklim Tropis Disebut Lemahkan Covid-19, Pemerintah Jangan Lengah
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Iklim Tropis Disebut Lemahkan Covid-19, Pemerintah Jangan Lengah

Selasa, 7 April 2020 | 08:54 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini menyampaikan bahwa faktor cuaca turut berpengaruh terhadap wabah virus corona jenis baru (Covid-19) di Indonesia. Iklim tropis di Indonesia disebut dapat melemahkan Covid-19. Hal ini kemudian diperkuat dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Kontroversi pun sempat muncul di masyarakat. Meski demikian, hal itu jangan sampai membuat pemerintah lengah dalam menangani Covid-19.

Menanggapi hal ini, anggota DPR Ahmad Sahroni mengatakan, sebagai pihak pembuat kebijakan, maka pemerintah pasti memiliki sumber data terkait pernyataan tersebut. "Pastinya Pak Jokowi dan Pak Luhut juga tidak akan berbicara kalau tidak ada datanya. Jadi dalam hal ini, saya mengapresiasi hasil penelitian dari tim BMKG dan UGM terkait penemuan mengenai penyebaran virus ini," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Pernyataan Jokowi dan Luhut ternyata didukung juga oleh kajian dari Tim BMKG dan Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM. Kajian itu menyebutkan bahwa kondisi udara ideal untuk Covid-19 adalah temperatur sekitar 8-10 °C dan kelembapan 60-90%.

Artinya, dalam lingkungan terbuka yang memiliki suhu dan kelembaban yang tinggi, seperti di Indonesia, maka lingkungan ini kurang ideal untuk penyebaran Covid-19. Meski begitu, Sahroni menegaskan bahwa hasil kajian ini harusnya tidak serta merta membuat pemerintah Indonesia menjadi lengah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Sebab faktor utama penularannya terjadi dari orang ke orang.

"Hasil kajian ini tidak boleh membuat kita lengah. Physical distancing perlu terus ditegaskan dan ini penting sekali. Karena, tetap saja interaksi antarorang. Itu yang membuat virus ini semakin menyebar,” kata politisi Partai Nasdem tersebut.

Sahroni juga merujuk pada rekomendasi dari BMKG dan UGM yang menyebutkan bahwa meski cuaca Indonesia disebut kurang ideal untuk penyebaran virus, namun mobilitas penduduk dan interaksi sosial masyarakat tetap perlu benar-benar dibatasi.

"Tim kajiannya juga merekomendasikan bahwa faktor suhu dan kelembapan udara ini fapat mendukung pengurangan risiko dan penyebaran wabah, namun tetap saja harus ada pembatasan ketat atas mobilitas penduduk dan interaksi sosial," ujar Sahroni.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO: Dunia Kekurangan 5,9 Juta Perawat untuk Perangi Corona

Terhitung sekitar 59 persen dari profesi kesehatan adalah perawat.

KESEHATAN | 7 April 2020

Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Penyakit ini mengubah saluran pernapasan dan paru-paru menjadi “pabrik virus corona”.

KESEHATAN | 7 April 2020

Anda Rasakan Gejala Covid-19? Lakukan Teknik ini untuk Cegah Pneumonia

JK Rowling sudah menjalani teknik itu dan menurut pengakuannya gejala Covid-19 yang menderanya dua pekan sudah hilang sama sekali.

KESEHATAN | 7 April 2020

Awasi Anggaran Corona, Pemerintah Libatkan KPK Hingga Kejaksaan

Doni menjelaskan di tahap pertama sudah ditransfer oleh Kementerian Keuangan ke BNPB senilai Rp 356 miliar.

KESEHATAN | 6 April 2020

Kurangi Risiko, Dokter Berusia Lanjut Akan Ditempatkan di Layanan Online

Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia tengah mencari solusi dengan tidak lagi menempatkan dokter berusia lanjut di garis depan.

KESEHATAN | 6 April 2020

Doni Monardo: Butuh Kekuatan Psikologis untuk Lawan Corona

Ia mencontohkan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang sempat membesuk Menteri Perhubungan yang kemudian diketahui positif corona.

KESEHATAN | 6 April 2020

Sabun Batang vs Sabun Cair, Yang Mana Lebih Ampuh Bunuh Virus?

Banyak yang menanyakan, apakah sabun batang bisa bantu bunuh virus?

KESEHATAN | 6 April 2020

Hasil Pemeriksaan, 8.000 Spesimen Suspect Corona Negatif

Hingga hari ini, Senin (6/4/2020) sudah dilakukan pemeriksaan terhadap sebanyak 11.242 spesimen orang yang diduga menderita corona (Covid-19).

KESEHATAN | 6 April 2020

Durasi Ideal Olahraga Saat Work From Home

Hindari olahraga dengan intensitas tinggi saat work from home (WFH)

KESEHATAN | 6 April 2020

Indonesia Akan Produksi APD dari Bahan Lokal Sertifikasi WHO

Indonesia patut bersyukur karena ke depan tidak akan tergantung dari negara-negara lain untuk impor bahan baku pembuatan APD.

KESEHATAN | 6 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS