Menkumham Pertanyakan Izin Pembangunan Gedung Poltekip yang Terhambat
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Menkumham Pertanyakan Izin Pembangunan Gedung Poltekip yang Terhambat

Rabu, 10 Juli 2019 | 21:04 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Tangerang, Beritasatu.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly meresmikan Perguruan Tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) di kawasan pusat pemerintahan Kota Tangerang, Banten.

Namun, saat peresmian itu, Menkumham Yasonna Laoly menyindir Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah soal gedung yang dibangun di jantung Kota Tangerang itu sempat tersendat. Yasonna mengatakan, perizinan untuk membangun Poltekip dan Poltekip itu sempat terhambat.

"Kepala BPSDM Hukum dan HAM supaya mengurus izin-izin yang berkaitan dengan ini, karena Pak Wali Kota agak kurang ramah dengan Kementerian Hukum dan HAM," ujar Yasonna dalam pidato peresmian kampus Poltekim, Selasa (9/7/2019).

Sebelumnya, menurut Yasonna, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mewacanakan kawasan milik Kemkumham itu akan dijadikan tata ruang persawahan. Menurut Menkumham, hal tersebut bis menjadi masalah.

"Arief (Wali Kota, Red) mencari gara-gara. Nanti kita bicara ke Menteri Agraria dan Tata Ruang. Untuk profesional saja. Kita bisa duduk bersama, apa pun masalahnya," katanya.

Yasonna menyebutkan, pembangunan infrastruktur yang dikerjakan di wilayah Kota Tangerang ini berjalan secara bertahap. Rencananya, setelah kampus Poltekip dan Poltekim yang pertama diresmikan, nantinya Kemkumham akan membangun bangunan pendukung lain.

"Ini pembangunan tahap pertama. Dalam waktu dekat juga PUPR akan membangun asrama," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Garuda, KPK Cecar Emirsyah Soal Aliran Dana Lintas Negara

Penyidik menemukan dugaan penggunaan puluhan rekening bank di luar negeri.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Kurun Waktu 2 Tahun, Polda Sumut Tembak Mati 40 Bandar Narkoba

Tidak sedikit barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi yang berhasil disita oleh petugas.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Novel Baswedan Ungkap Kunci Pengungkapan Kasus Penyerangan Dirinya

Sesuai rencana, hasil invetigasi TGPF bentukan Kapolri tersebut akan disampaikan pada pekan depan.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Kejari Seluma Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Narkoba

Pemusnahan barang bukti kejahatan narkotika dilakukan dengan cara dibakar.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Kasus Bowo Sidik, KPK Ingatkan Adik Nazaruddin untuk Koperatif

Muhajidin Nur Hasyim diketahui mangkir mangkir atau tidak memenuhi panggilan penyidik KPK, Jumat (5/72019).

NASIONAL | 10 Juli 2019

Tim Kapolri Gagal Ungkap Teror Novel, Jokowi Didesak Bentuk TGPF

Sudah tidak ada jalan lagi bagi Bapak Presiden Jokowi untuk segera membentuk tim gabungan pencari fakta yang independen.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Ketua MA: Pembebasan Syafruddin Sudah Dipikirkan Matang

Hatta meyakini putusan tersebut sudah dipertimbangkan majelis hakim dengan matang.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Novel Minta Tim Bentukan Kapolri Tak Berspekulasi soal Penerornya

Ditegaskan Novel, tim bentukan Kapolri seharusnya memulai dengan mengungkap pelaku lapangan.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Superqurban Solusi Ketahanan Pangan Indonesia

Superqurban merupakan program optimalisasi kurban dengan mengolah dan mengemas daging kurban menjadi cadangan pangan hewani dalam bentuk kornet atau rendang.

NASIONAL | 10 Juli 2019

Syafruddin Sebut Buku 'Bencana BLBI' Akan Ungkap Kebenaran

MA memutuskan bahwa Syafruddin dibebaskan dari segala tuntutan karena tidak memenuhi unsur pidana.

NASIONAL | 10 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS