Ini Sosok 3 Jenderal Polisi Capim KPK yang Patuh Lapor LHKPN
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Ini Sosok 3 Jenderal Polisi Capim KPK yang Patuh Lapor LHKPN

Rabu, 24 Juli 2019 | 11:17 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak sembilan jenderal polisi dinyatakan lolos seleksi tahap dua calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dari sembilan perwira tinggi tersebut, hanya tiga orang yang sudah melaporkan Laporan Harta dan Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) terakhir, yakni untuk periode 2018.

Mereka adalah Irjen Dharma Pongrekun, Irjen Antam Novambar, dan Irjen Firli Bahuri. Sebenarnya ada satu jenderal lagi yang patuh melaporkan kekayaannya, yakni Brigjen Darmawan Sutawijaya. Darmawan telah melaporkan kekayaannya sejak Januari 2019. Namun, jenderal bintang satu ini justru menjadi satu-satunya calon dari polisi aktif yang gagal saat uji kompetensi.

Berikut profil tiga jenderal Polri yang lolos seleksi capim KPK dan telah menyampaikan LHKPN:

1. Irjen Firli Bahuri

Saat ini Irjen Firli menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel). Dia telah melaporkan harta dan kekayaannya sejak Maret 2019. Total kekayaannya mencapai Rp 18,2 miliar. Sebelum menjabat Kapolda Sumsel, Firli pernah menjadi Deputi Penindakan KPK.

Dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, Firli pernah turut andil dalam mengungkapkan beberapa kasus, antara lain kasus mafia pajak dengan tersangka Gayus Tambunan. Saat itu Irjen Firli masih berpangkat AKBP dan tergabung dalam tim independen Polri.

Sepak terjang Firli dalam dunia pemerintahan pun terbilang cukup panjang. Sosok jenderal bintang satu Polri ini merupakan lulusan Akpol 1990. Kemudian, dia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 1997 dan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2004.

Pada 2001, pria kelahiran 7 November 1963 ini menjabat Kapolres Persiapan Lampung Timur. Empat tahun kemudian karirnya terus berlanjut seiring dengan ditariknya dia ke Polda Metro Jaya untuk menjadi Kasat III Ditreskrimum pada 2005-2006. Kinerja yang baik membuat Firli dipercaya menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat pada 2009. Belum genap satu tahun menjabat, Firli akhirnya didapuk menjadi Asisten Sekretaris Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setelah satu tahun, tepatnya 2011, Firli memutuskan keluar dari Istana dan kembali ke dunia kepolisian. Posisi yang diembannya saat itu adalah Direskrimsus Polda Jawa Tengah. Selanjutnya, pada 2012, Firli diminta untuk menjadi ajudan Wakil Pesiden Boediono.

2. Irjen Antam Novambar

Irjen Antam yang kini menjabat Wakil Kepala Bareskrim Polri tercatat sudah melaporkan LHKPN pada Juli 2019. Total kekayaannya sebesar Rp 6,6 miliar. Antam merupakan lulusan Akpol 1985. Berkarier 33 tahun di Polri, Antam sudah banyak makan asam garam di bidang reserse.

Dia pernah menjabat sebagai Dirkrimum Polda Maluku pada 2007. Setelah lama bertugas di Indonesia timur, dia langsung dipercaya menjadi penyidik di Diretktorat Kriminal Khusus Bareskrim. Karier cemerlang mengantar Antam menjadi Dirkrimum Polda Bali hingga akhirnya ia bertugas di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Berkat prestasinya, ia langsung mendapat pangkat jenderal di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri hingga ditunjuk sebagai Wakabaraskrim dengan job bintang dua. Total, ia sudah tiga tahun mengemban jabatan itu.

Pada 2017, Antam memperoleh penghagaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di luar tugasnya, Antam juga dikenal dengan sosok yang sederhana. Sebab, tidak seperti jenderal bintang dua pada umumnya yang kerap menggunakan mobil dinas dan pengawalan ketat, Antam justru sering menggunakan motor vespa matik, sehingga banyak orang tak mengenalnya.

3. Irjen Dharma Pongrekun

Irjen Dharma yang kini menjabat Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Bareskrim Polri, melaporkan LHKPN pada Mei 2019. Total kekayaannya Rp 9,7 miliar. Dharma adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 25 Mei 2018 mengemban amanat sebagai Deputi bidang Identifikasi dan Deteksi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kariernya didominasi di bidang reserse, seperti menjadi Wadirtipidum, Dirtipidnarkoba Bareskrim, Karorenmin Bareskrim, hingga mendapat job bintang dua di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dharma pernah menjabat Wakil Direskrimum Polda Metro Jaya sejak 2008 hingga 2011.

Saat itu dia sempat dituduh terlibat membantu artis Marcela Zalianty yang berstatus tahanan, keluar dari penjara pada 2009. Diduga, kasus ini yang kemudian membuat Dharma dimutasi. Namun, Dharma membantah mutasinya disebabkan tuduhan tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gubernur Kalbar Buat Pergub Sanksi Pembakar Lahan

Sanksi kepada pembakar lahan yakni tidak diberikan layanan izin dalam bentuk apa saja selama 5 tahun.

NASIONAL | 24 Juli 2019

Gempa di Jembrana Terasa Sampai Kuta Bali

Gempa bumi berkedalaman menengah itu diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

NASIONAL | 24 Juli 2019

Klarifikasi Foto ASN dengan Ganjar Pranowo

Klarifikasi Redaksi Beritasatu.com terhadap foto dalam berita "Ganjar Minta ASN Simpatisan Khilafah Mengundurkan Diri".

NASIONAL | 3 Mei 2019

KPK Usut Sumber Uang Suap dan Gratifikasi Gubernur Kepri

Nurdin dijerat kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau.

NASIONAL | 24 Juli 2019

576 Ha Sawah Tadah Hujan di Banten Terkena Puso

Sawah yang terkena puso tersebar di Kecamatan Cikeusik seluas 154 ha, Kecamatan Angsana seluas 180 ha dan Kecamatan Sukaresmi seluas 242 hektare.

NASIONAL | 24 Juli 2019

KPK Siap Bantu KY Usut 2 Hakim MA yang Lepaskan Syafruddin

Tak hanya KY, KPK juga siap membantu Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) jika membutuhkan bukti.

NASIONAL | 24 Juli 2019

2.500 Alat Tangkap Baby Lobster Dimusnahkan di Bengkulu

Letkol Laut (P) Andru Wahyu Sudrajat menambahkan, informasi yang diterima pihaknya penangkapan baby lobster kembali marak di daerah ini.

NASIONAL | 24 Juli 2019

600.000 Jiwa Potensial Terdampak Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa

Dari total 5744 desa tersebut, 584 desa berada di selatan pulau Jawa mulai dari Banyuwangi sampai Banten.

NASIONAL | 24 Juli 2019

Menteri LHK: Pemerintah Serius Tangani Kerusakan Lingkungan yang Sudah Lama Tak Tertangani

“Kami mendapatkan arahan dari Bapak Wapres dan akan ditindak lanjuti secara lebih mendalam lagi,” kata Siti Nurbaya.

NASIONAL | 24 Juli 2019

Dua BUMN Bersinergi Bangun Indonesia Timur

Salah satu bentuk kerja sama adalah pengiriman LPG nonsubsidi untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat yang dipasok dari Surabaya.

NASIONAL | 24 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS