Panglima TNI Buka "Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture 2019"
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Panglima TNI Buka "Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture 2019"

Rabu, 13 November 2019 | 17:28 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara resmi membuka acara "Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture 2019" di gedung Balai Sudirman, Jalan Dr Saharjo, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi yang tinggi, khususnya kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Nanny Hadi Tjahjanto beserta jajarannya, yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-74 TNI 2019.

“Saya sangat menghargai prakarsa kegiatan 'Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture 2019'. Dalam satu tempat, kita tidak hanya dapat melihat kekayaan budaya Indonesia. Kita juga dapat mengetahui kekayaan budaya dari negara-negara sahabat. Ditambah lagi, Gebyar Karya Pertiwi juga mengedepankan peningkatan ekonomi kreatif sesuai dengan program pemerintah,” kata Panglima TNI.

Marsekal Hadi mengatakan, Indonesia adalah negeri yang sangat indah dan kaya akan keberagaman budaya. Begitu pula dengan negara-negara di dunia yang memiliki kekhasanmasing-masing. “Semua itu tentu saja tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh atase pertahanan negara sahabat beserta istri yang telah turut memeriahkan acara ini. Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Semoga kontribusi kita semua semakin memperkuat ketahanan ekonomi dan kebinekaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Acara "Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture 2019" bertema "Peningkatan Usaha Mandiri untuk Menunjang Ekonomi Kreatif dan Menambah Pendapatan Keluarga" dan berlangsung pada 13-15 November 2019. Ada tiga kegiatan yang dilaksanakan dalam acara ini.

Pertama, bazar produk yang menampilkan 198 stan produk kreatif dan berkualitas berasal dari subsektor fashion, kuliner dan kriya dari perwakilan Dharma Pertiwi seluruh Tanah Air, serta 20 atase pertahanan negara sahabat, yakni Tiongkok, Meksiko, Pakistan, Polandia, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Papua Nugini, Rusia, Filipina, Vietnam, Australia, Brasil, Kanada, Jepang, Selandia Baru, Spanyol, dan Inggris, serta masyarakat umum.

Kedua, seni dan budaya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya dengan tema Nusantara yang melibatkan berbagai perwakilan atase militer negara sahabat. Ketiga, workshop dengan mengajak keterlibatan keluarga prajurit dalam pemasaran produk unggulan berbasis digital.

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Kasal Laksamana Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal Yuyu Sutisna, Wakasad Letjen Tatang Sulaiman, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Nanny Hadi Tjahjanto, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Hetty Andika Perkasa, Ketua Umum Jalasenastri Ny Manik Siwi Sukma Adji, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny Ayu Yuyu Sutisna, Ketua Umum Bhayangkari Ny Fitri Idham Azis, dan para atase pertahanan negara sahabat beserta istri.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pertemuan Menhan dengan Wali Nanggroe Aceh Diapresiasi

Pertemuan itu menjadi momentum yang sangat bagus untuk stabilitas nasional dan kebangsaan.

NASIONAL | 13 November 2019

KPK Periksa Wagub Lampung

Chusnunia bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa.

NASIONAL | 13 November 2019

Presiden: Daerah Jangan Banyak Terbitkan Perda

Regulasi di Indonesia sudah sangat banyak.

NASIONAL | 13 November 2019

Sekneg: Presiden Akan Bentuk Badan Regulasi Nasional

Badan Regulasi Nasional akan mengurus penyederhanaan regulasi dan peraturan perundang-undangan.

NASIONAL | 13 November 2019

PSI Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Medan

Tragedi itu menguatkan dugaan bahwa terorisme dan para teroris belum pergi dari lingkungan masyarakat. Mereka masih ada di sekitar kita.

NASIONAL | 13 November 2019

KPK Apresiasi Pengadilan Tolak Praperadilan Imam Nahrawi

Imam Nahrawi menggugat KPK atas penetapan dan penahanannya sebagai tersangka kasus dugaan dana hibah.

NASIONAL | 13 November 2019

Kasus Gula, Dirut PTPN X Bungkam Soal Peran Arum Sabil

Dwi Satriyo bungkam saat dikonfirmasi awak media mengenai peran Arum Sabil selaku Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia.

NASIONAL | 13 November 2019

Perppu KPK, Pemerintah Tunggu Putusan MK

Jika putusan MK melemahkan KPK, pemerintah akan memertimbangkan mengeluarkan Perppu.

NASIONAL | 13 November 2019

Mahfud Anggap Bom Medan Bukan Kebobolan

Bom bunuh diri Medan merupakan tipe serta strategi yang diterapkan para pelaku teror.

NASIONAL | 13 November 2019

Dharma Pertiwi Luncurkan Platform Ladara Indonesia

Ladara Indonesia merupakan suatu terobosan yang diprakarsai oleh Dharma Pertiwi.

NASIONAL | 13 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS