Pemimpin Papua Diminta Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pemimpin Papua Diminta Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Senin, 2 Desember 2019 | 20:27 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Intelektual muda Papua berharap para pemimpin daerah di Papua bisa lebih menyejahterakan masyarakat di Papua. Apalagi, dengan adanya otonomi khusus, rakyat Papua seharusnya bisa lebih sejahtera.

Sekretaris Jenderal Aliansi Mahasiswa Papua Rajid Patiran menegaskan, keinginan lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah keinginan segelintir pihak yang memiliki kepentingan pribadi. Dia berharap ada dialog bersama tentang arti kemerdekaan bagi masyarakat Papua, karena pemerintah pusat juga telah banyak berbuat bagi kemajuan masyarakat di Papua.

"Mari kita buka dialog, termasuk tentang 1 Desember yang diangga sebagai hari kemerdekaan Papua. Saya dan teman-teman melawan arus besar bahwa kita Papua akan tetap NKRI," ujar Rajid dalam dialog intelektual muda Papua dengan tema "Papua Merdeka Indonesia Berduka" yang digelar di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (1/12/2019).

Dialog dihadiri puluhan mahasiswa Papua dari UIN Ciputat, Universitas Pamulang, dan sejumlah mahasiswa asal Papua di Jakarta. Rajid menekankan, kemerdekaan Papua telah lama terjadi. Hal itu dibuktikan dari adanya kebebasan berpendapat, berkumpul, dan berserikat di Papua.

"Kalau Papua merdeka, sudah merdeka dari dulu dalam konteks bebas berpendapat dan bebas berkumpul. Kalau tidak merdeka maka kami tidak bisa sekolah di Jawa sampai Pulau Bali," ujar dia.

Untuk itu, dia berharap saat ini masyarakat Papua, khususnya kaum intelektual Papua, melakukan transformasi menuju kemajuan Papua dalam kandung NKRI. "Apa yang terjadi di Papua saat ini sebenarnya sudah bagus. Pembangunan di sana juga berjalan. Apalagi, Papua dengan otonomi khusus dan anggaran yang besar. Jadi, tinggal bagaimana pemimpin daerah di Papua bisa benar-benar mau memajukan Papua," ujar dia.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

KPK Minta Kementerian ATR/BPN Buka Data HGU

Mahkamah Agung (MA) sudah memutuskan agar pemerintah membuka data HGU sebagai informasi publik.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Jelang Natal dan Tahun Baru, 92 Terduga Teroris Diringkus

Para terduga teroris masih diperiksa penyidik Densus 88.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Wamen Agraria: Tak Boleh Lagi Ada Tanah Nganggur

Menurut Surya, reformasi agraria merupakan salah satu prioritas Jokowi yang harus mendapatkan perhatian.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Mahfud MD Kembali Laporkan Hartanya ke KPK Setelah 6 Tahun

Dibanding laporannya enam tahun lalu, Mahfud mengaku hartanya mengalami peningkatan

NASIONAL | 2 Desember 2019

Hanura Manggarai Timur Serahkan Bantuan untuk Covid-19

DPC Partai Hanura Manggarai Timur, Rabu (29/4/2020), menyerahkan bantuan makanan ringan ke Posko Desa Golo Kantar, dan Desa Compang Ndejing.

NASIONAL | 29 April 2020

Serial Edutaiment Karya Anak Bangsa Ini Dorong Anak Peduli dan Mandiri

Serial The Tales of Didgit Cobbleheart berusaha menghadirkan terobosan bagi Guru-Orangtua-Anak, yang disingkat GOA.

NASIONAL | 2 Desember 2019

BCA Berkomitmen Tingkatkan Kapasitas Pemandu Wisata Yogyakarta

Melalui pelatihan ini diharapkan muncul ide-ide baru yang lebih cemerlang dalam memajukan pariwisata Yogyakarta.

NASIONAL | 1 Desember 2019

Rieke Diah Pitaloka Dukung Erick Tohir Perbaiki Tata Kelola BUMN

Rieke juga mendukung langkah Erick untuk melakukan restrukturisasi BUMN.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Pertamina Dukung ASN Gunakan LPG Nonsubsidi

Program itu berhasil menukarkan sebanyak 107 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg di lingkungan ASN, dari target sebanyak 500 tabung LPG nonsubsidi.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Kasus Suap Distribusi Gula, KPK Periksa Eks Ketua KPPU Syarkawi Rauf

Syarkawi dijadwalkan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana.

NASIONAL | 2 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS