AL Gore Puji Aksi Indonesia dalam Mencegah Dampak Perubahan Iklim
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Konferensi Perubahan Iklim COP25

AL Gore Puji Aksi Indonesia dalam Mencegah Dampak Perubahan Iklim

Kamis, 12 Desember 2019 | 07:59 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Madrid, Beritasatu.com - Tokoh perubahan iklim global Al Gore memuji sejumlah aksi yang telah dilakukan Indonesia untuk mencegah dampak perubahan iklim. Sejumlah aksi yang sedang dilaksanakan Indonesia di antaranya adalah mempertahankan hutan alam primer, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta melakukan transisi ke energi bersih.

“Indonesia menjadi contoh sebuah negara yang berusaha keras mengubah kebijakan dengan mengadopsi solusi-solusi untuk melaju ke arah yang lebih baik,” kata Al Gore saat menyampaikan pidato di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim COP25 UNFCCC di Madrid, Spanyol, Rabu (11/12/2019).

Sesi yang dibuka oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong, itu membuat Paviliun Indonesia penuh sesak oleh kehadiran delegasi dari berbagai negara yang ingin mendengarkan pidato tokoh yang bersama Panel Ahli Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) meraih Nobel Perdamaian 2017 itu. Para delegasi yang hadir bahkan meluber sehingga terpaksa menyaksikan pidato Al Gore melalui layar digital.

Al Gore mengatakan, saat ini adalah tengat waktu untuk meningkatkan ambisi mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan memerangi perubahan iklim. Tahun depan, traktat pengendalian perubahan iklim Persetujuan Paris mulai berlaku efektif.

Al Gore mengingatkan, perubahan iklim telah membuat muka air laut global meningkat dan mengancam negara-negara kepulauan, termasuk Indonesia. Menurut dia, kenaikan muka air laut itu juga yang menjadi konsekuensi bagi Indonesia. “Indonesia merupakan salah satu negara yang menerima dampak dari krisis iklim,” ucapnya.

Berita bagusnya, solusi untuk pengendalian perubahan iklim sudah tersedia. Saat ini, kata Al Gore, ongkos produksi listrik dari energi terbarukan yang rendah emisi GRK sudah jauh lebih murah. Al Gore mengaku senang dengan kebijakan yang diambil oleh Indonesia, seperti soal moratorium dan pembukaan kebun sawit baru, termasuk juga restorasi gambut.

Dia juga menilai di sektor transportasi sudah banyak kemajuan yang dicapai dengan keberadaan sistem transportasi massal Transjakarta. “Kemajuan yang sudah dicapai memberi kita harapan. Kita bisa membangun momentum ini dan membalik beberapa kebijakan yang masih salah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri LHK Alue Dohong menjelaskan, Paviliun Indonesia menggelar 43 sesi diskusi dengan lebih dari 184 pembicara. Mereka bukan sekadar berbicara, tetapi juga memaparkan aksi nyata yang sudah dilakukan untuk pengendalian perubahan iklim.

“Saya menyadari kita perlu melakukan perubahan lebih cepat, besar, dan kuat untuk melindungi masa depan kita dari dampak perubahan iklim. Dalam hal itu, Indonesia meyakini perlu dukungan teknologi dan pengetahuan. Kita juga butuh dukungan politik dari nasional dan global level,” tuturnya.

Alue juga memaparkan, Indonesia sedang menjalankan kebijakan transisi dari energi konvensional menuju energi terbarukan. Apalagi, potensi energi terbarukan di Indonesia sangat besar. Proses transisi ini berjalan gradual dengan mempertimbangkan politik, ekonomi, sosial, dan teknologi.

Kepada Al Gore, Wamen LHK juga menjelaskan tentang keberhasilan Indonesia dalam pengendalian kebakaran hutan di tengah merebaknya kebakaran hutan dan lahan di berbagai belahan dunia.

Selain Al Gore, tokoh perubahan iklim global yang menjadi pembicara di Paviliun Indonesia, Rabu (11/12), adalah Lord Nicholas Stern. Pakar ekonomi perubahan iklim ini menjelaskan pentingnya pengendalian perubahan iklim untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kabur, Dua Tahanan Narkoba Polres Malang Ditembak

Mereka kabur dari Rutan dengan memakai kain untuk memanjat plafon dan menggergaji teralis besi di bawah atap genting.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Dompet Dhuafa Luncurkan Jaringan Global di 30 Negara

Dompet Dhuafa sangat memahami dinamisme dari dunia dengan terus menghadirkan perubahan generasi di dalamnya

NASIONAL | 11 Desember 2019

DPR: KPK Sudah Menjadi Bagian dari Eksekutif

Masyarakat harus tetap melakukan pengawasan terhadap kerja KPK agar sesuai dengan harapan dan tidak keluar dari UU.

NASIONAL | 11 Desember 2019

Gugatan Soal Usia Calon Kepala Daerah Ditolak MK, Faldo Maldini: Pertarungan Belum Selesai

Faldo yakin PSI akan memperjuangkan revisi UU Pilkada bila masuk ke DPR pada Pemilu 2024.

NASIONAL | 11 Desember 2019

IPW: Pimpinan Baru Tak Akan Menjadikan KPK sebagai Pemadam Kebakaran

Tugas-tugas KPK tersebut tentunya tidak akan efektif tanpa bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh instansi dan elemen bangsa.

NASIONAL | 11 Desember 2019

Firli dkk Harus Koreksi secara Total Pelaksanaan Tugas KPK

Firli cs diharapkan mampu mengefektifkan tugas pemberantasan korupsi di kepolisian dan kejaksaan yang selama 15 tahun usia KPK gagal terwujud.

NASIONAL | 11 Desember 2019

Wali Kota Serang Tegur ASN Tinggalkan Acara Pengajian

Dalam video Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mencegah sejumlah ASN yang hendak keluar gerbang.

NASIONAL | 11 Desember 2019

Dua Inovasi Layanan Publik OPD Kota Tegal Raih Penghargaan

Dua inovasi layanan publik milik OPD Kota Tegal yakni Dinkes dan Disdukpencapil raih penghargaan di bidang pelayanan publik.

NASIONAL | 11 Desember 2019

Indeks Kerukunan Beragama Naik

Indeks Kerukunan Umat Beragama 2019 mengalami kenaikan berdasarkan survei dari Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemag.

NASIONAL | 11 Desember 2019

BNN Sebut Medan Sebagai Gudang Narkoba di Indonesia

Deputi Bidang Pemberantasan BNN menyebut bahwa Kota Medan merupakan salah satu pusat gudangnya narkoba di Indonesia.

NASIONAL | 11 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS