Ada Perbedaan Akar Masalah antara Kasus George Flyod dan Papua
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-3.97)   |   COMPOSITE 4934.09 (-47.17)   |   DBX 924.804 (-1.94)   |   I-GRADE 130.838 (-1.87)   |   IDX30 413.425 (-4.95)   |   IDX80 108.094 (-1.29)   |   IDXBUMN20 272.657 (-6.19)   |   IDXG30 115.379 (-0.61)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-5.62)   |   IDXQ30 120.916 (-1.25)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-1.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-2.8)   |   IDXV30 102.468 (-1.34)   |   INFOBANK15 776.883 (-10.06)   |   Investor33 360.093 (-3.15)   |   ISSI 144.765 (-1.06)   |   JII 523.909 (-3.75)   |   JII70 177.568 (-1.47)   |   KOMPAS100 966.07 (-11)   |   LQ45 756.376 (-8.85)   |   MBX 1366.8 (-14.56)   |   MNC36 270.277 (-3.16)   |   PEFINDO25 258.891 (-3.13)   |   SMInfra18 233.321 (-3.81)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-3.52)   |  

Ada Perbedaan Akar Masalah antara Kasus George Flyod dan Papua

Selasa, 9 Juni 2020 | 19:14 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus penyiksaan warga kulit hitam, George Floyd), yang memicu aksi unjuk rasa besar-besaran di Amerika Serikat (AS) tidak bisa disamakan dengan persoalan yang ada di Papua. Kasus Floyd dan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu memiliki perspektif dan latar belakang yang berbeda.

Hal itu dikatakan pengamat masalah Papua, Adriana Elisabeth di Jakarta, Selasa (9/6/2020). "Salah satu kasus yang muncul beberapa minggu lalu di Amerika Serikat (AS) atau kasus George Floyd menjadi contoh persoalan perbedaan ras atau warna kulit masih potensial menjadi gerakan sosial yang memancing solidaritas ke banyak negara," ujarnya.

Dikatakan, dalam sejarah rasisme di dunia, sistem rasialis tidak terjadi dengan sendirinya melainkan dikonstruksi dengan beberapa alasan karena kepentingan ekonomi dan politik. Ketidakpahaman mengenai kompleksitas sistem rasialisme berpotensi menimbulkan distrust dan konflik.

Menurut Adriana Elisabeth, kekeliruan logika (false binary) dalam kasus ini mengarah pada pemahaman bahwa perbedaan rasial terbatas pada warga kulit. Padahal, ujarnya, perbedaan itu terletak pada perspektif.

Kasus Floyd, ujar Adriana Elisabeth, berdekatan dengan dua peristiwa di Indonesia terkait hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengalahkan Presiden Joko Widodo dan Menkominfo Johny G Plate atas kebijakan pelambatan/pemutusan internet di Papua dan Papua Barat dalam demo dan kerusuhan berseri pada 2019. Peristiwa lain adalah tuntutan jaksa terhadap tujuh tahanan politik di PN Balikpapan.

"Apakah rasialis di AS bisa dianalogikan dengan kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya pada Agustus 2019? Terdapat perbedaan akar masalah antara kasus Minesota dan Surabaya," ujar Adriana.

Adriana Elisabeth berpandangan, persoalan Surabaya yang disusul dengan demonstrasi dan kerusuhan antirasisme merupakan akumulasi persoalan masa lalu dan masalah-masalah pembangunan yang belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua. Dengan kata lain, kasus rasialis yang muncul merupakan “percikan api” dari “bara api” yang belum bisa dipadamkan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Masih Terjadi Kasus Positif Covid-19 di DIY

Di DIY masih terjadi kasus posetif Covid-19.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Polres Serang Bagikan 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19

Polres Serang bagikan 10 ton beras untuk warga terdampak Covid-19.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Ungkap Penyelundupan 6,9 Ton Narkoba, Kompolnas Apresiasi Polri

Pembentukan Satgasus Merah Putih sebagai langkah positif karena telah banyak berkontribusi dalam memberantas narkoba di Tanah Air.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Jelang New Normal, Polda Banten Patroli Dialogis Cegah Premanisme

Jelang New Normal Polda Banten lakukan patroli dialogis.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Digugat Rekan Bisnis, Yusuf Mansur Siap Bertanggung Jawab

Ustaz Yusuf Mansur mengaku akan tetap bertanggung jawab usai digugat secara perdata rekan bisnis yang menudingnya melakukan wanprestasi.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Pembahasan Kenaikan Gaji Pimpinan KPK Berlanjut di Tengah Pandemi Covid-19

Pimpinan KPK sebelumnya mengklaim telah meminta pemerintah menghentikan proses pembahasan RPP tersebut dengan alasan pandemi corona.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Warga Cicadas Bogor Temukan Ranjau di Kebun

Warga Desa Cicadas Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan temuan alat peledak berupa ranjau darat di area perkebunan.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Pondok Pesantren Siapkan Protokol Kesehatan New Normal

Imbauan pemerintah dalam mempersiapkan protokol untuk menyambut kebiasaan baru tengah diupayakan oleh pondok pesantren.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Bunga Kecombrang Asal Sumut Tembus Pasar Ekspor

Kemtan melalui Karantina Pertanian Belawan memfasilitasi sertifikasi ekspor bunga kecombrang ke Malaysia.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Lembaga Pendidikan Diminta Adaptif Terhadap Kebiasaan Baru

Kemdikbud mengatakan tahun ajaran baru tidak dilakukan secara tatap muka.

NASIONAL | 9 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS