Paparkan Progres Penanganan Covid-19 kepada Jokowi, Ganjar Fokus Tiga Daerah
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Paparkan Progres Penanganan Covid-19 kepada Jokowi, Ganjar Fokus Tiga Daerah

Selasa, 30 Juni 2020 | 13:13 WIB
Oleh : Stefi Thenu / AO

Semarang, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng saat ini terus bekerja keras dan cepat menangani pandemi Covid-19. Risiko tinggi di Jateng saat ini, kata Ganjar, konsentrasi di tiga daerah, yakni Kota Semarang, Demak, dan Jepara. Meski demikian pihaknya tidak bisa melepaskan dari area Semarang Raya, yakni Kota Semarang, Kendal, Demak, Kabupaten Semarang, dan Salatiga.

“Maka, sekarang kami sedang membantu kawan-kawan bupati dan wali kota yang hari ini juga hadir dalam konferensi video ini. Mereka pasukan di depan yang saya minta untuk mengamankan daerah masing-masing,” kata Ganjar saat melaporkan penanganan Covid-19 di Jateng kepada Presiden Joko Widodo di Semarang, Jateng, Selasa (30/6/2020).

Ganjar memperlihatkan peta epidemiologi Covid-19 di Jateng. Tampak dari peta beberapa daerah yang sebelumnya merah, kini beranjak ke oranye dan kuning.

Dia juga menyampaikan data kasus Covid-19 di Jateng. Data realtime sampai sekarang, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) 50.588 kasus, dalam pemantauan 3.922 kasus, dan selesai pemantauan 46.666 kasus. Sedangkan, untuk data kasus positif Covid-19 sebanyak 3.996 kasus, pasien dirawat 1.818 kasus, pasien sembuh 1.856 serta pasien meninggal 322 orang.

Pihaknya juga tengah melakukan analisis dari pasien positif, dimana ada penambahan kasus yang banyak terjadi di minggu ke-26 sebanyak 922 kasus. Hal ini terjadi karena Kota Semarang aktif melakukan pemeriksaan PCR dan itu sudah melebihi dari target. Klaster yang paling menonjol ada dari ASN, pegawai PLTU, dan pasar tradisional.

“Ini yang sekarang langsung kita isolasi semuanya. Ada pegawai PLTU, pasar tradisional di Kota Semarang, panti lansia, dan polres yang ada di Rembang. Kami sudah berkoordinasi dengan Polda untuk melakukan isolasi di sana. Lalu, ada tenaga kesehatan dan pegawai PLTU di Jepara,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dan tes kepada mereka yang berasal dari klaster Gowa dan Temboro, serta melakukan analisis dari banyaknya pasien meninggal. Ternyata, rata-rata pasien itu memiliki riwayat penyakit, seperti hipertensi, diabetes, ginjal kronis, gagal jantung, jantung koroner, asma, dan strok.

Gubernur juga membeberkan tren harian pemeriksaan PCR di Jateng hingga 29 Juni 2020 di mana seluruh spesimen ada 2.366. Saat ini trennya menunjukkan grafik menurun. Terkait kesiapan laboratorium, pihaknya telah mendesak agar mereka bisa menyelesaikan dalam waktu dua hari.

“Maka, kalau mereka membutuhkan pegawai tambahan, kita tambah, Pak. Per besok pagi, kami selesai melatih untuk perekrutan para petugas untuk membantu laboratorium ini,” ungkapnya.

Untuk gambaran perkembangan angka reproduksi di 35 kota dan kabupaten di Jateng per 26 Juni, lanjut Ganjar, menunjukkan hal yang dinamis. Dalam dua minggu terakhir ada 11 kabupaten dan kota dengan angka Rt di atas 1. Hal itu juga sangat bergantung pada daerah dalam melaksanakan contact tracing serta pemeriksaan PCR.

Dia berharap bantuan mobil dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 akan bisa dimanfaatkan ke kota dan kabupaten agar bisa membantu penanganan bisa lebih cepat. Pihaknya juga telah menyediakan rumah sakit dan tempat isolasi yang memadai.

Langkah penanganan selanjutnya adalah membentuk koordinator wilaayah di enam eks keresidenan di Jawa Tengah. Tujuannya antara lain mendorong penemuan kasus di kabupaten dan kota dengan metode contact tracing, screening, tes swab, dan pengiriman spesimen secara massif.

“Maka, kita backup labortaoriumnya dan kita uji coba di tempat wisata berupa kenormalan baru agar kita bisa tahu,” ujarnya.

Selain juga dengan pembentukan korwil di enam eks keresidenan itu untuk mendorong tata kelola laboratorium terkait penerimaan spesimen, pemeriksaan dan penyampaian hasil.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kunjungi Jateng, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Second Wave Covid-19

Ancaman Covid belum berakhir, kondisinya juga masih berubah-ubah.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Rusuh di Madina, 6 Polisi Terluka dan Dua Mobil Dibakar

Dua unit mobil dan sejumlah sepeda motor dibakar dalam kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara, Kabupaten Madina. Enam polisi terluka.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Jokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19 Jateng dan Kawasan Industri

Dari posko penanganan Covid-19, mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan menuju Kawasan Industri Terpadu Batang.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Din Syamsuddin Usulkan Jokowi Bentuk Zaken Kabinet

Jokowi sebaiknya menghindari pertimbangan balas jasa dan bagi kursi. Namun diganti dengan orientasi pada meritokrasi dan kesesuaian seseorang pada tempatnya.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Mantan Dirjen Otda: Pergantian Kabinet Harus Segera Dilakukan

Para menteri yang dipilih nanti harus benar-benar berkualitas dan sesuai bidangnya. Jangan menempatkan orang hanya karena balas jasa politik.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Pengamat: Ada Tiga Pos Kementerian yang Patut Diganti

Lambannya kinerja tidak bisa melulu dilihat sebagai kegagalan para menteri. Kelambanan juga karena presiden yang selalu menekankan agar tidak membuat gaduh.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Penyuap Bupati Bengkalis Dituntut 10 Tahun Penjara

Direktur PT Mitra Bungo Abadi, Makmur alias Aan dituntut dengan hukuman 10 tahun pidana penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Komisi II DPR Undang Sejumlah Pakar Matangkan RUU Pemilu

Pakar yang diundang di antaranya Kacung Marijan, Topo Santoso, Titi Anggraini, Valina Singka, Philips J Vermonte, Din Syamsuddin, Ramlan Surbakti, August Mellaz

NASIONAL | 30 Juni 2020

DPD: Lanjutan Pilkada Harus Utamakan Keselamatan Masyarakat

“Pandemi Covid-19 telah berdampak meningkatnya jumlah korban dan kerugian harta benda. Kemudian meluasnya cakupan wilayah yang terkena bencana."

NASIONAL | 30 Juni 2020

11 WNA Penyerang Polisi Tidak Punya Izin Tinggal

Meski dititipkan kepada pihak imigrasi, proses hukum tetap berjalan.

NASIONAL | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS