Survei: Warga Banggai Opitimistis Pemkab Bisa Atasi Dampak Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Survei: Warga Banggai Opitimistis Pemkab Bisa Atasi Dampak Pandemi Covid-19

Kamis, 16 Juli 2020 | 16:57 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Banggai, Beritasatu.com - Kekhawatiran publik terhadap wabah virus corona terjadi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Mayoritas warga Banggai (86,8%) takut terkena Covid-19 dan hanya 2,7% warga yang tidak khawatir terkena virus serta 7,7% menyatakan biasa saja.

Meski demikian, mayoritas warga Banggai optimistis terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai akan mampu menangani Covid-19 termasuk dampaknya. Hal itu tercermin survei terbaru KCI-LSI Network yang bertajuk "Kecemasan Publik dan Rapor Hijau Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai" yang dilansir Kamis (16/7/2020).

Survei dilakukan secara tatap muka pada 25 Juni hingga 2 Juli 2020 dengan menggunakan 440 responden yang tersebar di seluruh kecamatan. Margin of error survei ini adalah sebesar +/- 4,8 %. Selain survei, LSI Denny JA juga menggunakan riset kualitatif untuk memperkuat temuan dan melakukan analisis.

“Meskipun khawatir, masyarakat Kabupaten Banggai merasa tenang karena mereka menilai kinerja pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Banggai. Rapor penilaian publik atas kinerja tersebut tergambar dari aneka data survei pemda yang mendapatkan rapor hijau atau penilaian yang positif,” kata peneliti KCI-LSI Network, Ikrama Masloman.

Kekhawatiran terkena Covid-19 dikonfirmasi oleh persepsi publik tentang aneka informasi. Sebanyak 93% publik mengetahui informasi bahwa Covid-19 cepat menular dari satu orang ke orang lain dan sebesar 88,4% mengetahui orang yang terkena Covid-19 bisa meninggal. Selain itu, sebanyak 84% publik tahu bahwa orang yang terkena Covid-19 memiliki sejumlah gejala, antara lain demam tinggi, batuk dengan lendir, sesak nafas, dan nyeri dada atau sesak nafas.

“Dalam hal kinerja pemerintah penanganan Covid-19, temuan survei menggambarkan ada lima apresiasi positif atas kinerja penanganan Covid-19 di Kabupaten Banggai,” lanjutnya.

Pertama, mayoritas publik pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemda. Sebesar 50,6% warga menyatakan pernah mendapat bantuan, 43,4 % menyatakan belum mendapatkan bantuan, dan 6% tidak menjawab. Artinya, dalam prosesnya, mayoritas bantuan sosial sudah tersalurkan.

Dari warga yang mendapatkan bansos, dari segmen gender, sebesar 51,5% adalah perempuan, sedangkan laki-laki sebesar 48,8%. Dari segmen agama, sebesar 51,7% beragama Islam, Hindu 55%, dan Protestan 43,9%.

Rapor hijau kedua atas penanganan Covid-19 di Kabupaten Banggai terpotret dari persepsi penerima bantuan. Survei menanyakan seberapa puas publik dengan bantuan sosial dan hasilnya sebesar 92,7% menyatakan puas serta hanya 5,4% yang menyatakan tidak puas.

Ketiga, persepsi publik tentang seberapa berusaha keras pemerintahan menangani Covid-19. Hasilnya, sebesar 88,4% percaya bahwa pemerintah telah berusaha keras dan yang menyatakan kurang percaya hanya 3,4%.

“Keempat, persepsi positif atas pemimpin daerah dalam hal ini bupati. Survei menanyakan seberapa keras Bupati Banggai dalam menyelesaikan masalah penyebaran Covid-19. Hasilnya, 85,9% warga menyatakan bupati telah bekerja keras,” kata Ikrama.

Kelima, persepsi positif atas kemampuan pemimpin daerah, dalam hal ini bupati, dalam menyelesaikan penyebaran. Survei menanyakan seberapa mampu Bupati Banggai menyelesaikan masalah penyebaran Covid-19.Hasilnya, sebanyak 87% warga menyatakan bupati mampu menyelesaikan masalah.

LSI Netwok juga merumuskan lima rekomendasi. Pertama, meski ekonomi masih berjalan dan kehidupan publik mulai berjalan, namun tetap harus mengantisipasi gelombang kedua pandemi. Pandemi flu Spanyol pada 1918 harus menjadi pengalaman bahwa gelombang kedua pandemi lebih berbahaya dan mematikan.

Kedua, perlu menjaga keseimbangan kesehatan tubuh dan kesehatan ekonomi, karena gejala dunia menunjukan efek Covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi bergerak ke arah minus. Artinya, publik tetap dibebaskan mencari nafkah asal tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat

Ketiga, perlu kerja kolaborasi. Semua pihak harus terlibat dalam edukasi dan pengawasan protokol kesehatan. Pemerintah daerah, dunia usaha, pemimpin masyarakat, dan tokoh agama harus bahu-membahu melakukan edukasi dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan berjalan dengan baik, sehingga menghindari bertambahnya jumlah kasus baru.

Keempat, melanjutkan bantuan sosial secara massif dan tepat sasaran. Aneka bantuan sosial yang sudah diprogramkan secepatnya disalurkan dan harus tepat sasaran, terutama kepada warga yang berasal dari kelas ekonomi bawah. Hal ini untuk memastikan tidak ada yang terpapar lumpuhnya ekonomi

Kelima, para elite yang berhadapan secara politik diminta untuk menunda dulu provokasi yang dapat membelah publik dan membuat mereka semakin membara. Para elite diminta untuk fokus dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak pandemi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Miliki Sertifikat ISO Anti-Suap Bukan Jaminan Perusahaan Tak Korupsi

Terdapat BUMN yang meraih skor tinggi dalam penilaian good corporate governance (GCG) justru tersandung kasus korupsi di KPK.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Permudah Layanan di Sektor Transportasi Laut, Kemhub Luncurkan Aplikasi Sehati

Kemhub meluncurkan aplikasi Sehati untuk memfasilitasi dan mempermudah seluruh proses layanan pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Djoko Tjandra Pernah Sambangi Mabes Polri?

Djoko Tjandra diduga sempat memasuki Mabes Polri guna menjalani tes Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pemprov Bengkulu Siapkan Pergub Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19

Pergub Bengkulu akan menyasar lima tatanan, yakni rumah tangga, sekolah, tempat kerja, fasilitas umum, dan fasilitas transportasi.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Tujuh Daerah di Sumut Masuk Zona Hijau Covid-19

Zona zero atau zona hijau Covid-19 di Sumut bertambah menjadi 7 daerah dari 33 kabupaten/kota di Sumut.

NASIONAL | 16 Juli 2020

BPK Serahkan LHP atas LKPP Tahun 2019 kepada DPD

BPK telah memberikan opini Wjaar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP Tahun 2019 tersebut.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pengacara Djoko Tjandra Mengaku Tahu Surat Jalan dari Jenderal Polri

Anita Kolopaking membantah berkoordinasi dengan Brigjen Prasetijo Utomo. Namun Anita mengaku tahu adanya surat jalan untuk Djoko yang disiapkan Prasetijo.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Langkah Erick Thohir Gandeng KPK Kawal Dana PEN Dinilai Tepat

Pendampingan dari KPK dilakukan agar menjaga anggaran PEN tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oknum tertentu.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Kepala Gugus Tugas Minta Bonek "Hijaukan" Jatim dan Surabaya

Bonek diminta menghijaukan atau menjadikan Kota Surabaya dan Jawa Timur masuk ke dalam zona hijau Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Jelang Iduladha, Ditjen Hubdat Optimalkan Pemesanan Tiket Daring

Calon penumpang kapal penyebrangan diminta untuk memesan tiket secara daring guna mengantisipasi antrean panjang di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS