Saksi Sebut Manajemen Lama Jiwasraya Gunakan RDPT Muluskan Aksi Terdakwa
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-1.59)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.04)   |   DBX 933.73 (-1.59)   |   I-GRADE 135.366 (-0.24)   |   IDX30 427.201 (-2.19)   |   IDX80 111.513 (-0.38)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.63)   |   IDXG30 118.405 (-0.45)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-1.7)   |   IDXQ30 125.347 (-0.77)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.55)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.64)   |   IDXV30 105.043 (-0.13)   |   INFOBANK15 803.622 (0.87)   |   Investor33 371.182 (-0.82)   |   ISSI 148.056 (-0.6)   |   JII 539.107 (-4.51)   |   JII70 182.679 (-1.28)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.51)   |   LQ45 780.316 (-2.17)   |   MBX 1404.61 (-3.16)   |   MNC36 278.843 (-0.56)   |   PEFINDO25 265.576 (-3.15)   |   SMInfra18 242.356 (-1.79)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.41)   |  

Saksi Sebut Manajemen Lama Jiwasraya Gunakan RDPT Muluskan Aksi Terdakwa

Kamis, 16 Juli 2020 | 21:32 WIB
Oleh : Fana F Suparman / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya, Lusiana, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (15/7/2020). Dalam kesaksiannya, Lusianan menyebut adanya permainan antara pejabat manajemen lama Jiwasraya dengan terdakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Menurut Lusiana, manajemen lama Jiwasraya memainkan saham gorengan dan membentuk Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) sejak 2008-2018. RDPT itu yang kemudian memuluskan Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro melalui perantara Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, menawarkan pengelolaan dana dan investasi untuk Jiwasraya.

Joko Hartono merupakan kawan dekat mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo yang dikenalkan ke Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim yang juga menjadi terdakwa perkara ini.

Saat itu, Joko Hartono Tirto menawarkan empat emiten saham, yakni IIKP, dan TRAM, MYRX, dan LCGP yang diketahui perusahaan milik Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro. Merasa janggal, Lusiana pun sempat menanyakan perihal saham-saham Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro kepada Syahmirwan selaku atasannya yang kala itu menjabat sebagai Kepala Divisi Investasi. Hal ini lantaran saham-saham tersebut selalu ada di RDPT

"Saya melihat, ini tidak ada diversifikasi portofolio. Saham-saham yang ada, itu mirip-mirip semua orangnya," kata Lusiana.
Lusiana mengaku kerap adu mulut dengan atasannya, Syahmirwan yang pernah menjadi Kepala Divisi Investasi 2008-2018 mengenai hal tersebut.

RDPT merupakan program Direktur Keuangan Hary Prasetyo dan disetujui Hendrisman Rahim selaku Direktur Utama. Selain strategi pembobolan, RDPT juga menjadi cara untuk memanipulasi laporan keuangan atau window dressing.

"Tujuannya, waktu itu manajemen tidak menginginkan pencatatan kerugian akibat penurunan harga-harga," katanya.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat serta empat terdakwa lainnya melakukan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya.

Atas perbuatan Benny dan Heru bersama empat terdakwa lain, keuangan negara diduga menderita kerugian hingga sebesar Rp 16,8 triliun berdasarkan audit BPK per 9 Maret 2020. Empat terdakwa lain perkara ini dengan surat dakwaan terpisah, yaitu, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, mantan Direktur Utama PT Asuaransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Jaksa membeberkan, Benny Tjokro melakukan kesepakatan bersama dengan petinggi PT Asuransi Jiwasraya untuk melakukan transaksi penempatan saham dan reksa dana perusahaan asuransi tersebut. Kesepakatan itu dilakukan dengan tidak transparan dan akuntabel. Tiga petinggi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, Hary dan Syahmirwan juga didakwa melakukan pengelolaan investasi tanpa analisis yang objektif, profesional dan tidak sesuai nota interen kantor pusat. Jaksa menyebut analisis hanya dibuat untuk formalitas.

Hendrisman, Hary dan Syahwirman juga disebut membeli saham sejumlah perusahaan tanpa mengikuti pedoman investasi yang berlaku. Ketiganya terdakwa disebut Jaksa membeli saham melebihi 2,5% dari saham perusahaan yang beredar.
Keenam terdakwa dan pihak terafiliasi juga telah bekerja sama untuk melakukan transaksi jual-beli saham sejumlah perusahaan dengen tujuan inventarisasi harga.

Hal tersebut pada akhirnya tidak memberikan keuntungan investasi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan likuiditas guna menunjang kegiatan operasional.Jaksa mengatakan Hendrisman bersama-sama Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat dan Benny melalui Joko Hartono mengatur dan mengendalikan 13 Manajer Investasi dengan membentuk produk Reksa Dana
khusus untuk PT Asuransi Jiwasraya.

Hal ini dilakukan agar pengelolaan instrumen keuangan yang menjadi underlying Reksa Dana PT Asuransi Jiwasraya dapat dikendalikan oleh Joko Hartono Tirto.Jaksa juga menyebut Heru, Benny dan Joko turut memberikan uang, saham dan fasilitas lain kepada tiga petinggi Jiwasraya. Pemberian dilakukan terkait pengelolaan investasi saham dan reksadana di perusahaan tersebut selama 2008-2018.

Atas perbuatannya, keenam terdakwa didakwa melanggar melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 dan atau Pasal 3 Juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, Pasal 18 ayat (2) dan Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain didakwa melakukan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya, Heru dan Benny juga didakwa Jaksa telah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

KPK Serahkan Tanah Sitaan ke Kementerian ATR/BPN

KPK menyerahkan dua bidang tanah dari sitaan perkara korupsi senilai Rp 36,9 miliar ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)

NASIONAL | 16 Juli 2020

Peduli Kesulitan Rakyat, Alumni Akabri ‘95 Gelar Baksos

Sebagai bentuk kepedulian atas keprihatinan bangsa yang saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19, Alumni Akabri tahun 1995 menggelar bakti sosial (baksos)

NASIONAL | 16 Juli 2020

DPR dan Pemerintah Sepakat Konsep RUU BPIP Tidak Segera Dibahas

Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tidak akan dibahas dalam waktu dekat.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Eks Wali Kota Medan Mulai Jalani Hukuman di Lapas Tanjung Gusta

Jaksa Eksekutor pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin ke Lapas Tanjung Gusta, Medan, Kamis (16/7/2020).

NASIONAL | 16 Juli 2020

Bakamla: Situasi Laut Cina Selatan Terus Menghangat

Menurut Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya TNI Aan Kurnia perkembangan situasi keamanan laut Natuna Utara dan Laut Cina Selatan terus menghangat.

NASIONAL | 16 Juli 2020

GP Ansor dan Masyarakat Dayak Kolaborasi Perkuat Pancasila

Pelaksanaan Pancasila harus semakin diperkuat, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Buntut Kasus Djoko Tjandra, Propam Periksa Ses NCB-Interpol

Ses NCB-Interpol Brigjen Nugroho Wibowo juga turut diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri terkait kasus Djoko Tjandra.

NASIONAL | 16 Juli 2020

SK Penetapan 11 Calon Anggota DPR-PB Dinilai Cacat Hukum Diminta Ditinjau Ulang

Disebutkan, ada lima jenis pelanggaran hukum dalam SK tersebut.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Apresiasi Mabes Polri, IPW Minta Persengkongkolan Jahat Lindungi Djoko Tjandra Tetap Diusut

IPW meyakini ada persekongkolan jahat dari sejumlah oknum pejabat untuk melindungi Djoko Tjandra.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Vonis Wawan Tidak TPPU, KPK Hormati Putusan Hakim

KPK menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap Tubagus Chaeri Wardana yang dinyatakan tidak terbukti melakukan TPPU.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS