Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Darurat Tujuh Hari Pascabanjir Bandang
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Darurat Tujuh Hari Pascabanjir Bandang

Rabu, 23 September 2020 | 09:53 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang yang melanda tiga kecamatan pada Senin (21/9/2020). Pemkab Sukabumi pun menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung mulai tanggal 21 hingga 27 September 2020

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama TNI, Polri, Basarnas, dinas kabupaten terkait, sukarelawan, dan masyarakat melakukan penanganan darurat di lokasi.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terus melakukan kaji cepat pascabencana. Tim gabungan juga melaksanakan upaya darurat lainnya seperti pertolongan, penyelamatan, pencarian dan evakuasi," ujar Raditya di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Dikatakan, tim gabungan mendirikan dapur umum lapangan untuk melayani para penyintas. Mereka membagikan bahan baku makanan untuk diolah bersama. Operasional dapur umum ini dibantu oleh personel Polri dan sukarelawan.

Selain itu, pembersihan material banjir bandang telah dilakukan secara manual dan alat berat sepaket dengan dump truck untuk mengangkut material dan lumpur. Pemerintah daerah setempat mengerahkan dua unit, yakni milik Dinas PU Kabupaten Sukabumi 1 unit dan Kodim 1 unit.

Sebelumnya, dilaporkan tiga warga hilang akibat terseret arus banjir. Dua warga telah ditemukan tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian. Kemarin, Selasa (22/9/2020), tim gabungan melakukan penyusuran wilayah di enam lokasi yang diperkirakan korban ditemukan.

Tim gabungan telah menyusun rencana lanjutan untuk mencari korban hilang dengan membentuk 12 tim dan perluasan titik pencarian. Sedangkan, korban luka 10 warga telah dirujuk di rumah sakit setempat.

Data sementara per Selasa (22/9/2020), pukul 23.00 WIB, BPBD setempat mencatat tiga kecamatan terdampak dengan 11 desa dan 11 kampung. Kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Cicurug (5 desa, 5 kampung) yang meliputi Desa Cisaat (Kampung Cipari), Pasawahan (Cibuntu), Cicurug (Aspol), Mekarsari (Kp. Nyangkowek dan Kp. Lio) dan Bangbayang (Perum Setia Budi).

Kecamatan Parungkuda (2 desa, 2 kampung) yang meliputi Desa Langensari (Kampung Bojong Astana) dan Kompa (Bantar). Lalu, di Kecamatan Cidahu (4 desa, 4 Kkmpung), antara lain Desa Babakanpari (Kamping Bojong astana), Podokkaso Tengah (Bantar), Jayabakti (Cibojong), dan Cidahu.

Hingga tadi malam, total keluarga terdampak berjumlah 133 KK/431 jiwa, sedangkan sejumlah warga mengungsi ke saudara dan tetangga terdekat. Sementara itu, kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu mencakup rumah rusak berat 47 unit, rusak sedang 41 unit, rusak ringan 45 unit, jembatan rusak berat 5 unit, dan TPT 1.

Rumah rusak berat di Kecamatan Cicurug sebanyak 36 unit, Cidahu 10, dan Parungkuda 1, sedangkan rumah rusak ringan di Kecamatan Cicurug 34 unit dan Cidahu 7 unit.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengaktifkan pos komando (posko) untuk penyelenggaraan penanganan darurat bencana. Posko yang berada di area parkir membentuk bidang yang dibutuhkan untuk penanganan, seperti media center, ruang kerja, gudang logistik, dan ruang rapat.

Sebelumnya diberitakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Citarik-Cipeuncit pada hari enin (21/9/2020) pukul 17.00 WIB, memicu banjir bandang di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Provinsi Jawa Barat untuk hari ini, Rabu (23/9/2020) masih berpotensi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

HUT ke-56 Sulut, Olly Ajak Masyarakat Tetap Optimistis

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak masyarakat Bumi Nyiur Melambai untuk tetap bersikap optimistis.

NASIONAL | 23 September 2020

Edy Rahmayadi: Covid-19 Meningkat karena Masyarakat Susah Diatur

"Masyarakat masih banyak yang bandel-bandel. Mereka tidak mau menggunakan masker. Tidak mau mengikuti anjuran pemerintah, susah diatur," ujar Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 23 September 2020

PMKRI Gugat UU Minerba

PMKRI menggugat Pasal 169A ayat (1a), Pasal 169A ayat (1b), dan Pasal 35 UU Minerba

NASIONAL | 22 September 2020

Jenazah Putra Bungsu Wali Kota Jambi Dimakamkan dengan Protokoler Covid-19

Muhammad Fabiansyah Putra pun meninggal di Jakarta, Senin (21/9/2020) akibat komplikasi Covid-19 dan ginjal.

NASIONAL | 22 September 2020

Bengkulu Belum Perlu Rumah ICU untuk Pasien Covid-19

Jumlah pasien gawat darurat Covid-19 di Bengkulu masih sedikit.

NASIONAL | 22 September 2020

Pengamat: Jangan Habiskan Seluruh Anggaran Kuota untuk Subsidi Internet

Apalagi, tidak semua siswa memiliki gawai untuk pembelajaran jarak jauh.

NASIONAL | 22 September 2020

Positif Covid-19, Bupati Berau Meninggal dalam Perawatan

Bupati Berau, Kalimantan Timur, Muharram meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan pada Selasa (22/9/2020) sore.

NASIONAL | 22 September 2020

Tiga Langkah UMKM untuk Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

ada tiga hal yang dilakukan UMKM agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19, diantaranya melakukan digitalisasi marketing

NASIONAL | 22 September 2020

KPAI Minta Kemdikbud Tambah Kuota Umum untuk Pembelajaran Online

Usulan perubahan skema ini bertujuan untuk lebih memaksimalkan penggunaan bantuan kuota internet bagi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.

NASIONAL | 22 September 2020

LAN Sukses Raih WTP 13 Kali Berturut-turut

Lembaga Administrasi Negara (LAN) kembali meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kali secara berturut-turut.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS