Pendeta Albert Yoku: Gereja Harus Tetap Dukung Otsus
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pendeta Albert Yoku: Gereja Harus Tetap Dukung Otsus

Jumat, 23 Oktober 2020 | 10:08 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Dukungan terhadap keberlanjutan pelaksanaan otonomi khusus (otsus) di Papua dan Papua Barat terus disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat di Papua. Gereja yang selama ini sudah terlibat harus tetap terus mendukung keberlanjutan dan pelaksanaan otsus.

Pandangan itu disampaikan salah satu tokoh agama Papua, pendeta Albert Yoku dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10/2020). Suara yang mendukung keberlanjutan otsus itu kontras dengan suara-suara beberapa kelompok kecil yang terus menyuarakan narasi-narasi penolakan, termasuk beberapa pemimpin agama di Papua.

Saat dimintai pendapat tentang adanya tokoh agama yang secara terbuka menolak pelaksanaan otsus, pendeta Albert Yoku yang juga mantan Ketua Sinode GKI di Papua mengatakan, mungkin saja ada faktor ketidaktahuan dari kalangan yang menolak otsus tersebut.

"Faktor ketidaktahuan akan pelaksanaan otsus tersebut bisa membuat lahirnya pernyataan seperti itu. Karena ketidaktahuan itu, maka keabsahan dan kebenaran yang mendasari narasi penolakan otsus tidak bisa diterima dan tidak dapat dijadikan dasar bahwa gereja menolak otsus," ujarnya.

Pendeta Albert berpandangan bahwa gereja harus mengambil peran penting dalam pelaksanaan otsus Papua dan Papua Barat, termasuk dalam mengevaluasi pelaksanaannya. Dikatakan, selama ini gereja sudah terlibat dalam pelaksanaan otsus, di mana gereja ikut merekomendasikan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) utusan agama yang dimandatkan oleh UU tetantang Otsus dan Peraturan Daerah Otonomi Khusus (Perdasus) Nomor 4 Tahun 2008.

Sebagai seorang tokoh gereja, pendeta Albert melihat bahwa gereja harus berpikir solution oriented atau berorientasi pada solusi. "Gereja juga harus melihat otsus sebagai berkat Tuhan yang khusus diberikan kepada orang asli Papua, apalagi jika dikelola dan dimanfaatkan sesuai tujuan otsus itu," ujarnya.

Sebagai mantan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua yang memiliki anggota jemaat terbesar di Papua, pendeta Albert Yoku melihat bahwa otsus sudah berkontribusi positif terhadap gereja dan warga jemaat di Papua. Manfaat itu, antara lain terciptanya lapangan kerja bagi orang asli Papua maupun meningkatnya jumlah pejabat publik yang merupakan orang asli Papua yang juga merupakan warga gereja.

Selain itu, juga ada peningkatan penerimaan persembahan dan perpuluhan, maupun terbangunnya sarana dan prasarana fisik, seperti gereja, rumah pelayan jemaat, dan akses ke gereja.

"Jadi, sebagai mantan ketua Sinode, saya akui betapa positifnya otsus ini. Saya selalu berprinsip bahwa penyelenggaraan otsus yang dilakukan dengan baik, terfokus, dan terarah secara baik serta benar, akan mampu meredam berbagai bentuk gejolak politik dan konflik di tanah Papua," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Konservasi Air Lewat Pemanfaatan Limbah Plastik

Inovasi Danone-Aqua, IPB dan Plustik manfaatkan limbah plastik untuk bangun sumur resapan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Pegadaian Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkoba

Pegadaian akan mendukung berbagai upaya BNN, mulai dari penyuluhan, sosialisasi hingga pemberdayaaan masyarakat.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Peruri Salurkan Bantuan Bina Lingkungan

Hingga Oktober 2020, bantuan yang telah disalurkan Peruri kepada tenaga medis, tim satuan tugas bencana nasional, ataupun masyarakat sebesar Rp 2,2 miliar.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Calon Bupati Malang Belum Siap Kampanye Virtual di Masa Pandemi

Meski belum siap kampanye virtual, namun memiliki program kampanye digitalisasi di musim pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Santri Disebut Bagian Pembangunan Menuju Indonesia Maju

Menurut Wakil Ketua DPR RI Korpolkam Azis Syamsuddin, santri merupakan bagian dari pembangunan dalam memajukan Indonesia.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Pemprov Jabar Kaji Sanksi Denda Warga Tolak Vaksin Covid-19

Ridwan Kamil berharap semua warga dengan kesadaran sendiri bersedia melaksanakan vaksinasi.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Pemantau Pemilu Apresiasi Paslon Ikut Sosialisasikan 3M

Paslon harus membantu masyarakat agar bisa keluar dari krisis yang diakibatkan oleh pandemi.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Libur Panjang Pekan Depan, Mendagri Imbau Masyarakat Hindari Perjalanan

Masyarakat diminta tetap berkumpul bersama keluarga dan melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Menteri Desa: 11.000 Desa Bakal Terkoneksi Internet

Jumlah desa yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet sebanyak 6.000 desa.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Mebidang Diserang saat Razia Markas Judi

Dua orang petuga satpol PP terlika dan tiga unit mobil milik satgas juga dirusak.

NASIONAL | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS